Pemuda Ini Terpaksa Melangsungkan Ijab Kabul di Polres Boyolali karena Nekat Mencuri untuk Biaya Nikah

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Seorang pemuda terpaksa melangsungkan pernikahan di Polres Boyolali, Sabtu 17 Agustus 2019. Prosesi ijab kabul di kantor polisi ini lantaran pemuda bernama M. Aristiyanto (28), ini berstatus tersangka.

Kapolres Boyolali AKBP Kusomo Wahyu Bintoro melalui Kasubag Humas AKP Eddy Lillah menjelaskan, pemuda warga Kampung/Kelurahan Plamongan Sari, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, ini menikah dengan Farah Astri Yuliana di Kantor Sat Reskrim Polres Boyolali.

Akad nikah dipimpin langsung oleh petugas penghulu dari Kantor KUA Mojosongo, Kabupaten Boyolali Saiful Anwar. Prosesi akad nikah disaksikan keluarga dari kedua mempelai.

Dengan pengawalan polisi, tersangka melangsungkan ijab kabul dengan Farah. Sejumlah keluarga dari keluarga tersangka dan mempelai wanita, tampak hadir dalam pernikahan yang baru pertama kalinya digelar di Polres Boyolali.

Tampak tangis haru bercampur bahagia terpancar dari mempelai wanita dan tersangka setelah mengucapkan ijab kabul pernikahan. Usai melangsungkan akad nikah, tersangka harus kembali menjalani proses hukuman di Sat Reskrim Polres Boyolali.

“Untuk sementara setelah selesai proses ijab kabul, suami-istri ini terpaksa harus berpisah sampai proses hukum tersangka tuntas,” kata AKP Eddy Lillah.

Sementara itu, Kanit 1 Tindak Pidana Umum ( Tipidum ) Polres Boyolali Iptu Wikan Sri Kadiyono mengatakan, dilaksanakannya proses ijab kabul di Polres Boyolali dikarenakan tersangka sedang menjalani proses hukum di tangani unit Tipidum . “Kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan, kata Iptu Wikan.

Bahwa tersangka melakukan tindak pidana pencurian disertai kekerasan di wilayah Ngestiharjo, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota pada tanggal 23 Juli 2019 lalu. Tersangka bersama kedua temannya berhasil diringkus Tim Sapu Jagad Sat Reskrim Polres Boyolali dengan barang bukti sebuah Play Stasion (PS) dan dua buah handphone.

Sementara itu, tersangka M. Aristiyanto mengaku senang bisa ijab kabul meski dilangsungkan di polres. Dia memgucapkan terimakasih kepada pihak Polres Boyolali telah membantu dan memfasilitasi pernikahan. dirinya mengaku menjalin asmara dengan Farah Astri Yuliana sudah satu tahun ini. Dan untuk rencana pernikahan akan digelar pada hari Minggu 18 Agustus 2019.

Tersangka nekad melakukan aksi pencurian dengan kekerasan karena membutuhkan dana untuk biaya buat nikah. Tersangka mengaku dua kali tersangkut masalah pencurian yang pertama di Demak dan yang kedua di Boyolali. (wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *