Semburan Api Dusun Banyurip Desa Bonagung Kecamatan Tanon Jadi Wisata Dadakan, Wargapun Diuntungkan

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Jadi viral semburan api keluar dari tanah di Dusun Banyurip, Desa Bonagung, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, kini menjadi wisata dadakan. Api yang keluar dari dalam tanah bekas sumur bor mengeluarkan api sejak Minggu 18 Agustus 2018 hingga saat ini semburan api juga belum berhenti.

Hal ini justru mengundang masyarakat luas baik dari Sragen maupun luar kota Sragen. Mereka berbondong-bondong datang ke lokasi sumur api, dengan alasan penasaran dengan fenomena alam tersebut.

Pasangan suami – istri (pasutri) Samino (40) dan Karni (41) warga Kota Dede Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) jauh – jauh datang demi ingin memgetahui kejadian langka tersebut. Pada wartawan dirinya mengatakan awal mula mengetahui informasi tersebut dari berita dan video YouTube.

“Iya penasaran saja Mas. Katanya ada api keluar dari perut bumi di tanah milik warga Sragen. Ini saya melihat diaini buat ngibati penasaran saya dan sekalian ini nanti mau berkunjung ke rumah mertua di mondokan,” kata Samino, Kamis 22 Agustus 2019.

Kejadian alam api keluar dari bumi baru pertama kali dirinya lihat, menurutnya kejadian fenomena alam tersebut sebagai bukti kebesaran Allah SWT. “Iya ini bagi saya pribadi menjadi bukti kuasa Allah mengingkatkan kepada kita agar selalu mengingat serta menjalankan segala perintah-perintahnya selama kita berada di dunia,” bebernya.

Keuntungan lain dari adanya fenomena alam di bumi sukowati juga di rasakan oleh warga dan pemuda karang taruna. Banyak warga yang menjajakan barang dagangan mereka di lokasi sekitar wisata semburan api. Tidak hanya itu karang taruna setempat juga di untungkan dengan penghasilan parkir motor dan mobil.

Hal tersebut di sampaikan oleh Supomo (44) salah satu warga Banyurip RT 16, Kalikobok, Tanon Sragen. “Ya lumayan bisa buat pemasukan karang taruna. Kalau Rp 1 juta ada mas uang yang terkumpul dan masuk kas karang taruna,” terang Supomo.

Seperti di beritakan sebelumnya, kobaran api keluar dari tanah muncul di tanah tegalan milik Mbah Rebo, warga Banyurip RT 16, Desa Kalikobok, Tanon, Sragen. Dirinya mengatakan awal mula terjadinya kobaran api di tanah miliknya, berawal saat dirinya mencoba membersihkan rumput dan mencangkul.

Hingga saat ini pantauan Tepianindonesia.com di lokasi api menyembur dari tanah, Kamis 22 Agustus 2019 malam api masih berkobar kobar. Bahkan lubang tanah sumur bur tersebut semakin lebar, dan hingga tengah malam lokasi semburan api masih banyak di kunjungi warga dari luar Desa Bonagung. (reporter: Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *