Warga Desa Ngandul Kecamatan Sumberlawang Sragen Pilih Kegiatan Ini untuk Rayakan HUT RI Ke-74

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Beginilah cara warga Dukuh Pacingkerep, Desa Nagandul, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74. Warga berlomba-lomba menghias jalan di sepanjang kampung menggunakan pernik-pernik lampu hias, lampion, taman selfie, hias tembok pagar rumah serta hias gapura pintu masuk dan lain-lain.

Lomba hias jalan di lingkungan warga ini digagas oleh pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Desa Ngandul dan didukung pemerintah desa setempat. Kepala Desa Ngandul Supriyanto mengapresiasi kegiatan warga yang mencurahkan ide-ide kreatif ditampilkan lingkungan rumah mereka.

“Warga setiap RT menghias jalan agar lebih jelas dan terang pada saat malam hari. Ini termasuk program menata lingkungan biar rapi dan indah dengan hiasan lampu yang bermacam-macam warna. Lomba ini diikuti 23 RT,” kata Supriyanto, Kamis 22 Agustus 2019.

Keriteria penilaian hias lingkungan diambil kriteria kerapian, kebersihan, keindahahan, dan lingkungan. Sedangkan penilaian dilakukan pada tanggal 26-27 Agustus 2019. Pada tanggal 31 Agustus 2019 akan dilakukan pengumuman pemenang di lapangan Desa Ngandul.

“Kebetulan di lapangan itu ada acara panggung yang mana penyelengaranya karang taruna desa. Pengumunan penilaian hias jalan dan lomba anak-anak sama lomba ibu-ibu dilakukan oleh ketua karang taruna desa dan dibantu oleh pemerintah desa,” jelasnya.

Kegiatan lomba hias jalan di Desa Ngandul baru kali pertama ini dilakukan. Tapi animo masyarakat untuk bersaing menampilkan karya mereka antarkampung sebelah sangat luar biasa. Tidak main-main warga rela mengeluarkan dana jutaan rupiah demi membawa nama kampung halaman mereka mendapat penilaian dan menjadi juara sebagai kampung terindah dan paling rapi.

“Harapan saya dalam rangka memperingati hari ulang tahun kemerdekaan ini selalu bisa menjaga lingkungan agar tetap rapi dan indah. Semoga hias jalan ini bisa menjadi tempat wisata karena Ngandul juga bagian dari wisata Waduk Kedungombo,” tegas dia.

Sementara itu, Subur santoso (33), ketua kegiatan hias jalan Dukuh Pacingkerep, Desa Ngandul, mengatakan, dalam menghias jalan dan gapura pintu masuk kampung menggunakan dana kas RT. “Ini sudah beberapa minggu warga menghias kampung untuk mengikuti lomba tingkat desa. Ini kita bersaing dengan kampung sebelah yakni Dusun Ngengo, Ngelaban, Ngandul, Brumbung, Nganti, Sidomulyo, Ngemin, Jadaman, Pacingkerep, dan Duwet,” jelasnya.

Semua bahan yang digunakan banyak juga dari limbah rumah tangga yang tidak terpakai. Warga gunakan menambah kreasi. Sementara kegiatan hias jalan ini terus di lakukan setiap malam di lingkungan masing masing RT. (reporter: Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *