Kebakaran Kembali Melanda Lereng Gunung Merapi di Wilayah Boyolali, Ini Penampakannya

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Lereng Gunung Merapi kembali terbakar Selasa 10 September 2019. Kejadian ini melanda di wilayah Boyolali.

Namun kebakaran ini hanya beberapa saat sudah padam. “Pagi ini terpantau aman,” terang Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) Junita Parjanti, kepada wartawan Rabu 11 September 2019. 

Dilihat dari New Selo (Pintu masuk pendakian gunung Merapi), kepulan asap sudah tidak tampak di lereng yang berada di wilayah Jawa Tengah ini. Namun untuk memastikan titik api masih menyala atau sudah padam, tim dari BTNGMb, saat ini naik ke lokasi, yakni di kawasan hutan diatas Dukuh Tumut, Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Boyolali. 

“Untuk memastikan saat ini tim naik ke lokasi,” kata dia. 

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran kembali melanda hutan di lereng Gunung Merbabu. Titik api diketahui muncul di hutan diatas Dukuh Tumut, Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Boyolali. 

“Benar, di wilayah Tumut, Jrakah, dekatnya yang hari Sabtu (7/9/2019), terbakar,” kata Kepala BTNGMb, Junita Parjanti, Selasa 10 September 2019. 

Dikemukakan Junita, pihaknya mendapat informasi munculnya titik api lagi di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu itu sekitar pukul 17.45 WIB, dari MPA Lencoh, Selo. Pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan desa terdekat. 

Pada Sabtu (7/9/2019) siang, kebakaran juga terjadi di lereng Gunung Merbabu. Yakni di kawasan Taman Nasional, di blok Tritis, Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Boyolali. Api pertama kali diketahui pada pukul 09.30 WIB. 

Petugas dari BTNGMb Resort Selo bersama sejumlah elemen masyarakat dan relawan langsung naik menuju titik api. Sekitar pukul 13.00 WIB, mereka berhasil menjangkau titik api dan langsung melakukan pemadaman dengan alat-alat tradisional. 

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WIB. Perkiraan luas lahan yang terbakar yakni sekitar 2 hektare. Vegetasi tanaman berupa semak-semak. (wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *