PILKADA 2020: Bawaslu Sragen Buka Lowongan Panitia Pengawas Kecamatan, Ada Syarat Krusialnya Lho…

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sragen membuka lowongan anggota panitia pengawas kecamatan (panwascam). Rekrutmen ini untuk keperluan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sragen 2020.

Rekrutmen anggota panwascam ini sudah diatur dalam Peraturan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2017, sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2019.

Peraturan ini atas kewenangan yang diberikan oleh Undang – Undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum membuka kesempatan bagi warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri sebagai calon anggota panitia Pengawas pemilihan kecamatan.

Ditemui di kantornya, Ketua Bawaslu Sragen Dwi Budi Prasetyo membenarkan bahwa bawaslu tengah membuka lowongan pengawas di tingkat kecamatan di Kabupaten Sragen. ”Kemarin kita sudah mengeluarkan terkait pengumuman syarat-syarat apa saja yang harus dipersiapan bagi pelamar di Website, Facebook, IG dan pengiriman surat ke kecamatan papan pengumunan,” katanya Kamis 14 November 2019.

Sosialisasi ini dari tanggal 13 sampai 26 November. “Sementara mulai tanggal 27 kita baru membuka menerima berkas lamaran sampai 3 Desember sekaligus meneliti berkas sampai tanggal 4,” jelasnya.

Apabila tanggal penelitian berkas kecamatan yang tidak memenuhi kuota pendaftar akan dilakukan pengumuman perpanjangan. Pada tanggal 5 Desember, tanggal 6 sampai tanggal 10 Desember menerima berkas di masa perpanjangan hingga tangga 11 Desember meneliti berkas masa perpanjangan.

”Lalu dilakukan pengumuman hasil penelitian dan aspirasi tanggal 12 Desember. Kita juga membuka laporan atau tanggapan masyarakat calon yang sudah dikirimkan. Tes teori sekaligus wawancara tanggal 13 sampai 17 Desember, pengumunan tanggal 18 dan pelantikan 22 atau 23 Desember,” ujarnya.

Terdapat beberapa syarat yang paling krusial dalam pendaftaran kali ini, Menurut Budi, pendaftar harus benar-benar masyarakat yang netral, dan tidak berasal dari tim sukses partai.

”Syarat tidak boleh menjabat sebagai pengurus partai politik atau pernah menjadi tim sukses pemilu. Umur minimal 25 tahun dan ijazah minimal SMA, setia dengan NKRI, keterangan sehat jasmani dan rohani bebas narkoba bisa menunjukan surat bebas narkoba melalui Pukesmas sudah bisa,” bebernya.
Selama membuka lowongan pendaftaran, selama ini terdapat beberapa daerah di Sragen yang sepi peminat dan banyak daerah lain di Sragen yang banyak minat mendaftar. Wilayah yang sering sepi peminat antara lain Kecamatan Sambirejo, Jenar, Tangen, Sragen Kota, selain itu peminat yang sering membeludak pendaftarannya antara lain seperti di Kecamatan Sidoharjo, Tanon, Ngrampal. (reporter: Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *