Tepian Indonesia

PILKADA 2020: Ketua KPU Sragen Sebut Warga Gemolong dan Ngrampal Bersiap Untuk Calon Independen

TEPIANINDONESIA.COM- SRAGEN-Dalam gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sragen 2020 mendatang bakal hangat. Sebab, ada kelompok masyarakat yang berminat mengusung calon perseorangan.

Kelompok masyarakat ini pun sudah konsultasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen. Namun, sebelum bertarung dengan calon dari unsur partai politik (parpol), harus terlebih dahulu memenuhi persyaratan untuk lolos sebagai salon independen.

Ketua KPU Sragen Minarso menyampaikan, di Sragen ada masyarakat yang mengatasnamakan “Komunitas Tikus Pithi” hendak mencalonkan pasangan lewat jalur independen. Dari komunitas tersebut sudah konsultasi terkait persyaratannya dan mendatangkan tim ke Sragen.

”Sudah siapkan tim di KPU untuk menemui mereka. Karena aplikasi harus diisi mereka sendiri, baru nanti dikirim pada kita kalau sudah komplit,” terang Minarso, usai menghadiri pelantikan panwascam di Hotel Surya Sukowati Senin 23 Desember 2019.

Dia menyebut pasangan yang diusung komunitas tersebut yakni calon Bupati Suroto asal Dukuh Wungusari, RT 15 Desa Tegaldowo, Kecamatan Gemolong dan calon Wakil Bupati Mustalian Afton asal Dukuh Karakan RT 01, Desa Karangudi, Kecamatan Ngrampal. Untuk calon perseorangan harus satu paket.

”Mereka sudah mengirim surat mandat pada tim, dan kewajiban kita untuk bimtek pengisian aplikasi silon,” terangnya.

Pihaknya menegaskan untuk persyaratan calon perorangan harus ada formulir ditandatangani dan diverifikasi. Dia menjelaskan sudah ada mandat dari komunitas itu untuk pengisian Sistem Aplikasi Pencalonan (Silon).

Pihaknya menjelaskan untuk calon perseorangan harus mengumpulkan dukungan sebanyak 58.268. Selain itu calon perseorangan minimal harus bisa mendapat dukungan dari pemilih minimal 11 kecamatan. Dia menjelaskan untuk calon perseorangan batas saktu persyaratan lengkap pada bulan 11 Februari 2020.

”Untuk area kecamatan harus lebih dari 50 persen,” ujarnya. (reporter: Huriyanto)