Waspada…! Warga Klaten yang Tinggal di Sragen Kena Tipu saat Transaksi Pembelian Masker via Facebook

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Patut diwaspadai ketika transaksi pembelian barang via media sosial (medsos) Facebook. Sebab, penipuan pembelian barang via online ini menimpa M. Syaiful Amri (31), warga Dukuh Jumblang, Desa Kadibolo, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, yang tinggal di Dukuh Ngrawoh, Pilangsari, Kecamatan Gesi, Sragen.

Dia kena tipu pada Selasa 25 Februari 2020 saat transaksi pembelian masker via Facebook. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun tepianindonesia.com Jumat 28 Februari 2020, awal mula terjadi penipuan via online ketika korban sedang membutuhkan masker jumlah banyak.

Saat itu korban mencari barang berupa masker di salah satu toko online. Namun saat pemesanan, pelaku dan korban melakukan komunikasi lanjut via WhatsApp. Di tengah percakapan, korban meminta agar uang pengiriman via transfer ATM dengan alasan sistem salah satu toko online tersebut sedang mengalami gangguan.

Setelah disepakati harga per karton Rp 900 ribu dan menjanjikan setelah uang ditasfer barang segera dikirim. Usai korban menstrasfer uang ke nomor rekening pelaku, tidak berlangsung lama pelaku menghubungi korban bahwa paketan yang berada di sebuah jasa pengiriman barang ada pemeriksaan dari Bea Cukai.

Pelaku meminta uang trasfer satu kali Rp 2,2 juta dengan maksud barang segera dikirim. Atas permintaan itu, korban stransfer lagi ke nomor rekening pelaku.

Lantaas setelah ditunggu, ternyata barang tidak datang dan nomor HP korban diblokir oleh pelaku. Identitas pelaku bernama Ibnu Muryadi warga Wonosobo, Jawa Tengah.

Kasubag Humas Polres Sragen AKP Harno mewakili Kapolres Sragen AKBP Raphael Shandy Cahya Priambodo sedang mendalami kasus yang telah dilaporkan tersebut. “Dengan adanya kejadian tersebut korban menderita kerugian sebesar Rp 3,1 juta dan melaporkan ke Polsek Gesi,” ujarnya. (reporter: Huriyanto)