Tepian Indonesia

Cegah Penyebaran Virus Corona, Pembukaan TMMD di Desa Tangen Sragen tanpa Upacara, Prajurit TNI Langsung Tancam Gas

TEPIAN INDONESIA.COM-SRAGEN-Penyebaran virus Corona (Covid-19) di Indonesia berdampak ke berbagai bidang.Seperti halnya pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I tanpa disertai dengan upacara pembukaan.

Pelaksanaan di Desa/Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, ini dibuka cukup sederhana. Para prajurit TNI hanya dibariskan untuk apel pembukaan TMMD.

Pembukaan TMMD tidak dilakukan upacara seperti biasa ini disebabkan adanya imbuan perintah untuk tidak mengadakan kegiatan yang melibatkan banyak orang. Hal ini dibenarkan Dandim 0725/Sragen Letkol Kav. Luluk Setyanto, MPM karena demi kewaspadaan bersama. Imbauan ini pun tertulis berdasar ST Danrem 074/Wrt bernomor ST/217/2020 tertanggal 13 Maret 2020.

“Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi corona virus disease 2019 (Covid-19) di wilayah Indonesia, maka upacara kita tiadakan,” jelasnya Senin 16 Maret 2020.

Meski demikian, Dandim mengatakan, yang ditiadakan hanyalah upacara pembukaan saja. Pekerjaan tetap berjalan seperti biasa waktunya 30 hari dan rencana ditutup tanggal 14 April 2020. “Untuk penutupan TMMD kita tunggu dengar dari komando atas apakah dengan upacara atau tidak sambil menunggu perkembangan selanjutnya,” beber Dandim.

TMMD di Kecamatan Tangen ini tidak banyak berubah seperti sasaran sasaran di TMMD terdahulu yakni sasaran fisik dan non fisik. Sasaran fisik berupa Cor blok jalan sepanjang 985M Lebar 2,4M tebal 12Cm sedangkan Rehab rumah tidak layak huni sebanyak 8unit dan jamban sehat 12 unit. Untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan tentang pertanian, peternakan, kesehatan, Kamtibmas dan lain lain.

Sebelumnya, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati memastikan menerbitkan surat edaran (SE) untuk meliburkan semua sekolah mulai jenjang TK, SD sampai SMP. Kebijakan libur itu dimulai hari Senin pekan depan dan berlaku sepekan.

“Liburnya mulai Senin selama satu pekan ke depan. Segera nanti saya buat Surat Edarannya,” papar Bupati seusai menghadiri kegiatan Gathering Kader Kesehatan di Gedung SMS Sragen, Sabtu 14 Maret 2020. (reporter: Huriyanto)