Cegah Covid-19, Polres Boyolali Gelar Sidang Kasus Pencurian Tabung Gas melalui Video Conference

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Pemuda berinisial DH (31), warga Dukuh/Desa Ngaglik, Kecamatan Sambi, Boyolali ditangkap masyarakat dan aparat Polsek Nogosari. Dia kedapatan mencuri dua tabung gas elpiji.

Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan tersebut ditangkap pada Selasa 31 Maret 2020 pukul 08.00 WIB. Penangkapan di rumah korban Jimo Utomo (70), warga Dukuh Jenglong, Desa Potronayan, Kecamatan Nogosari.

Awal mula diketahui saksi Zainudin (57) yang bermukim tidak jauh dari rumah korban. Saksi ini bermaksud ingin makan di rumah korban yang juga sebagai warung. Namun warung masih tutup dan ketika sampai di TKP melihat pelaku menenteng dua tabung gas keluar pintu belakang rumah Jimo.

Merasa curiga, Zainudin bersama warga sekitar menangkap orang tersebut meskipun sempat lari. Polisi menetapkan tersangka dengan pasal 364 KUHP, karena kerugian di bawah Rp 2,5 juta berdasarkan Perma nomor 2 Tahun 2012 mengenai batasan tindak pidana ringan dan batasan denda KUHP.

Kasus ini disidangkan melalui video conference. Terdakwa dan saksi melakukan sidang jarak jauh di ruang video conference Polres Boyolali dengan hakim di Pengadilan Negeri Boyolali.

Hakim tunggal Eka Yektiningsih, SH , MH melalui sarana video conference memutuskan hukuman terdakwa dengan 3 bulan pidana kurungan dengan masa percobaan 6 bulan.

Kasubag Humas Polres Boyolali AKP Joko Widodo mewakili Kapolres Boyolali AKBP Rachmad Nur Hidayat, S.IK, SH menerangkan, dalam penyelidikan ternyata terdakwa sering melakukan tindak pidana pencurian. Namun sering diselesaikan secara kekeluargaan.

“Hal tersebut didapat dari keterangan kepala desa tempat terdakwa bermukim. Sehingga kali ini diproses agar menimbulkan efek jera,” katanya. (wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *