Tujuh Warga Sragen Positif Terpapar Covid-19, Ini yang Disampaikan Bupati Yuni dalam Jumpa Pers

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Tujuh warga Sragen positif virus corona atau covid-19. Keterangan itu disampaikan oleh bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati di ruangan Sukowati Pemkab Sragen, Senin 20 April 2020.

Tujuh warga Sragen terpapar covid-19 tersebut berasal dari Kecamatan Sragen Kota, Ngrampal, Plupuh, Sidoharjo, dan Kecamatan Kalijambe.

Peningkatan corona di Kota Sragen terhitung ada kenaikan, sebelumnya terdapat 2 orang positif, kini bertambah 5 orang dengan total 7 orang positif korona di Bumi Sukowati.

Konferensi pers dilakukan didampingi Wabup Dedy Endriyatno, Dandim Letkol Kav Luluk Setyanto, Sekda Tatag Prabawanto dan Kepala DKK Hargiyanto.

Hasil tes Swab tanggal 20 April 2020 hari ini, ada dua tambahan kasus positif baru. Mereka semuanya berdomisili di Kecamatan Kalijambe. Dua-duanya berjenis kelamin laki-laki,” papar Bupati.

Dua tambahan positif baru itu, masing-masing berjenis kelamin laki-laki umur 25 tahun. Satunya lagi adalah laki-laki berusia 45 tahun. Namun bupati tidak menyebut dari desa mana keduanya berdomisili. Ia hanya menyebut keduanya berdomisili di Kecamatan Kalijambe. “Mereka tidak satu rumah,” jelasnya.

Lebih lanjut, bupati menerangkan kedua pasien itu tidak ada riwayat perjalanan ke Sulawesi atau Ijtima Ulama di Gowa. Namun ia menyebut satu dari dua orang itu tercatat sebagai pelaku perjalanan.

“Hari ini total sudah ada 7 kasus positif covid-19 di Sragen dari penegakan hasil tes swab di Balai Besar Jogjakarta dan Salatiga,” ujarnya.

Sementara, lima pasien positif sebelumnya adalah di Kedungupit, Mojomulyo, Ngarum Ngrampal, Patihan Sidoharjo dan Jabung Plupuh.

Terkait kondisi 7 pasien positif itu, enam orang masih dirawat dan satu meninggal dunia. Satu pasien meninggal berasal dari Ngarum Ngrampal yang meninggal 8 April lalu.

“Yang enam orang, satu orang dirawat di RSUS Wongsonegoro Ketileng Semarang dalam kondisi baik. Tiga orang di RSUD Moewardi Solo dalam kondisi baik. Dua orang di RSUD Soeratno Gemolong juga dalam kondisi baik,” tandasnya.

Atas fakta itu, Bupati berharap semua masyarakat dapat mematuhi aturan dan instruksi terkait dengan upaya pencegahan yang harus dilakukan. “Gotong royong bersama-sama, mari kita lawan corona. Dengan tetap di rumah, pakai masker dan jaga jarak,” pungkasnya. (reporter: Huriyanto)