Tepian Indonesia

TANGGAP COVID-19: IMO dan ACT Bali Salurkan Bantuan Sosial untuk Panti Asuhan di Denpasar

TEPIANINDONESIA.COM-DENPASAR-Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Bali bersinergi dengan organisasi nirlaba Aksi Cepat Tanggap (ACT) cabang Bali menggelar aksi sosial berbagi kasih dengan menyalurkan bantuan berbagai bahan kebutuhan pokok untuk anak-anak panti asuhan di Denpasar.

Ada dua panti asuhan yang di Denpasar yang menjadi sasaran penyaluran bantuan, yakni Panti Asuhan Tat Twam Asi, yang ada di Jl Jaya Giri, Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur dan Panti Asuhan Pelangi Anak Negeri, yang ada di Jl. Pulau Saelus, Pudak Dalam, Sesetan, Denpasar selatan.

Ketua DPW IMO Bali, Tri Vivi Suryani mengatakan pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang menyerang Bali sejak Februari lalu telah menghantam perekonomian masyarakat kita. Semua masyarakat terdampak, ada yang ringan dan ada yang sangat berat.

Begitupun Panti Asuhan, ujar Vivi, tentu yayasan sebagai induk pengelola panti turut terdampak ekonominya akibat hantaman Covid-19 ini. “Semoga dengan batuan yang kita salurkan bersama ACT ini dapat ikut meringankan beban panti asuhan, agar anak-anak di sini (panti asuhan) tetap terjamin kebutuhan pangan, sandang dan kesehatannya,” ujarnya.

Sementara itu Arif Marsudi, Ketua ACT Bali yang menginisiasi aksi sosial tersebut, pada kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua dermawan yang telah memberi bantuan dan berpartisipasi dalam aksi sosial itu.

Dan, ACT menurutnya lebih lanjut, secara rutin melakukan aksi sosial penyaluran bantuan bagi siapapun yang membutuhkan. Terutama masyarakat pra sejahtera, anak yatim piatu, dan korban bencana. Khususnya di tengah masa pandemi ini. Untuk itu ia mengundang siapapun dermawan untuk dapat ikut berpartisipasi.

“Kami menggugah partisipasi para dermawan untuk membantu meringankan beban mereka dengan donasi berupa paket sembako agar langsung dapat digunakan,” terangnya.

ACT sendiri secara resmi diluncurkan secara hukum pada tanggal 21 April 2005. Sebagai yayasan yang bergerak di bidang sosial, ACT mengembangkan aktivitasnya, mulai dari kegiatan tanggap darurat, ke program pemulihan pasca bencana, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat.

Tahun 2014 menjadi awal ACT untuk menjalin kolaborasi kemanusiaan dunia, bersamaan dengan visi baru: menjadi lembaga kemanusiaan global profesional, berbasis kedermawanan dan kerelawanan masyarakat Global.

“Kami ingin mewujudkan peradaban dunia yang lebih baik, menghadirkan sebuah dunia yang nyaman bagi umat manusia, dunia beradab dan memiliki peradaban mulia. Cita-cita ini akan menjadi nyata dengan keterlibatan semua pihak. Kami memiliki keyakinan penuh, bantu kami untuk mewujudkanya,” tandasnya. (wan)