Tepian Indonesia

Gudang BBM di Desa Bangak Banyudono Boyolali Terbakar, 1 Orang Terluka Serius, Ribuan Liter BBM Ludes

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Kobaran api membar gudang bahan bakar minyak (BBM) di bekas bangunan Basecamp PT. Standard Beton Indonesia Dukuh Tompen, Desa Bangak, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Minggu sore 10 Mei 2020. Seorang dilaporkan mengalami luka bakar serius dan ribuan liter BBM ludes dilalap si jago merah.

Korban luka bakar atas nama Dwi Kurnianto alias Wawan (35), warga Madyotaman, Kelurahan Punggawan, Kecamatan Banjarsari, Surakarta. Saat kejadian, Wawan diduga berada di dalam bangunan.

Lantas bangunan tersebut berisi 12.000 liter BBM jenis solar dan 3.500 liter jenis pertalite. Korban keluar dari bangunan sambil teriak-teriak minta tolong dalam kondisi terbakar.

Rohmad Basuki (45), warga Winong Boyolali yang merupakan penjaga malam basecamp mengatakan, saat kejadian sedang duduk di luar musala. Lantas segera menolong korban setelah mendengar teriakan dan menyaksikan korban terbakar sekujur tubuh.

Polsek Banyudono dipimpin langsung oleh AKP Marjoko, S.H meluncur ke lokasi kejadian. Kemudian tiga unit pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 16.30 WIB.

Satu unit handphone korban pun ikut ludes terbakar dan bangunan nyaris tak bersisa. Hanya beberapa bagian tembok yang masih berdiri. Kapolsek Banyudono AKP Marjoko, S.H mewakili Kapolres Boyolali menjelaskan, korban saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.

“Korban dirawat di RS Indriati Mojosongo Boyolali. Penyebab kebakaran masih kami selidiki,” terangnya. (wan)