Tepian Indonesia

WASPADA PANDEMI COVID-19: Tambah Empat Positif Covid-19 dari Kecamatan Klego, Ampel, Ngemplak, dan Sawit, Tiga Memasuki Fase Penyembuhan

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali kembali melakukan rilis perkembangan Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Boyolali pada Sabtu 16 Mei 2020.

Kepala Dinkes Boyolali Ratri S. Survivalina dalam jumpa pers di lobi kantornya mengkonfirmasi terdapat penambahan empat warga Kota Susu yang dinyatakan positif Virus Corona.

“Kemarin sore menjelang malam ya, Jumat (15/5/2020) kami menerima hasil pemeriksaan swab atas beberapa masyarakat Boyolali dari lab B2P2VRP [Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit] Salatiga dan juga lab dari rujukan Rumah Sakit UNS di Solo. Hasilnya antara lain di Boyolali ini ada empat warga yang terkonfirmasi positif dari hasil pemeriksaan PCR [polymerase chain reaction],” terang Lina, sapaan akrabnya.

Dijelaskan lebih lanjut, dari empat orang tersebut berasal dari Kecamatan Klego, Nemplak, Ampel dan Sawit. Yang pertama pasien berinisial TR (46 tahun) dari Kecamatan Klego yang disimpulkan tertular karena setelah melakukan perjalanan dari Jakarta dan saat ini sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Salatiga dan kasus ini di Boyolali disebut sebagai kasus 016.

Kemudian yang kedua pasien dengan inisal NK (41 tahun) berasal dari Kecamatan Ngemplak. NK saat ini masih menjalani karantina mandiri di rumah dan disebut sebagai kasus 017. Kemudian kasus ketiga, MY (62 tahun) atau kasus 018 dari Kecamatan Ampel ini merupakan kontak erat dari kasus yang sudah konfirmasi positif yaitu kasus 011.

Sehingga Lina mengatakan kasus 017 dan 018 diyakini merupakan transmisi lokal atau tertular dari kontak erat yang sudah dinyatakan positif sebelumnya.

“Untuk saduara NK dan saudara MY ini merupakan kontak erat dengan klaster Gowa. Sebelumnya [klaster Gowa] empat, berkembang ada transmisi lokal dengan dua orang yang terbukti terkonfirmasi positif hasil positifnya,” imbuh Lina.

Selanjutnya pasien positif dari Kecamatan Sawit, berinisial RM (70 tahun) ini masih dilakukan pelacakan terkait sumber penularannya. RM saat ini sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit swasta di Solo ini disebut sebagai kasus 019.

Selain menyampaikan penambahan positif, pihaknya juga menginformasikan terdapat tiga pasien positif yang saat ini memasuki fase penyembuhan.

“Kemudian saat ini kita juga sedang menunggu hasil swab [ulang] yang kedua dari tiga pasien yang [swab ulang] pertamanya itu sudah dinyatakan negatif yaitu pasien 02 itu saudara JS dari Ngemplak. Kemudian kasus 012 ini saudara SR dari Ngemplak yang merupakan klaster Gowa kemudian satu lagi yaitu nomor 015 yaitu saudara PW yang berasal dari Kecamatan Teras,” beber Lina.

Jadi dengan penambahan empat pasien positif tersebut, untuk data terbaru Covid-19 di Boyolali saat ini terdapat 14 orang yang masih dirawat. Kemudian data Orang Dalam Pemantauan (ODP) aktif dalam pemantauan tercatat 61 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 39 orang masih dalam pengawasan aktif serta Pelaku Perjalanan (PP) aktif tercatat sebanyak 1705 orang. Sementara untuk status Orang Tanpa Gejala (OTG) ada 56 orang. (wan)