BREAKING NEWS: Kisruh Bantuan Sosial, Puluhan Warga Geruduk Balaidesa Ngarum Ngrampal Sragen

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Puluhan warga geruduk Balaidesa Ngarum, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Senin 15 Juni 2020.

Kedatangan mereka menuntut kejelasan bantuan BST Desa Ngarum yang diduga salah sasaran. Sebagai bentuk protes, mereka membawa beberapa spanduk yang bertuliskan “BST Bantuan Saudara Tok” dan “Forum Peduli Ngarum”.

Irianto (56), mewakili aksi warga pada wartawan menyampaikan, kedatangan warga ingin mminta kepastian bantuan BST yang diduga salah sasaran. “Kami ke sini bukan untuk demo, kami hanya prihatin di media sosial dan media masa sudah beredar informasi terkait penyaluran BST yang salah sasaran,” bebernya.

Pihaknya bersama warga lain hanya ingin mendapat kepastian. Namun tidak tahu informasinya telah menyebar ke warga lain. “Kami datang kesini hanya untuk klarifikasi pada pihak kelurahan. Tadinya hanya beberapa orang, tapi malah bocor jadi orang banyak seperti ini,” kata dia.

Sebelumnya, Sekdes Ngarum Budi Antana menegaskan tidak ada masalah pada pihak penerima bantuan. Pihaknya menegaskan keluarganya sudah masuk dalam DTKS. Ibu dan kakaknya masuk DTKS.

”Itu cuma suka dan tidak suka saja. Kalau keluarga saya sudah masuk DTKS. Data itu dari Pusat turun ke desa, bukan desa yang buat,” kilahnya.

Bahkan penerima juga sudah dimusyawarahkan masyarakat RT/RW. Lantas soal pendataan penerima tambahan dikirim secara online. Dalam sistem tersebut merupakan data terpadu.

Jika layak menerima akan diterima, namun jika tidak memenuhi syarat akan tertolak. ”Tidak ada yang dibuat-buat atau berpihak ke saudara, tidak ada manipulasi,” bebernya.

Dia menyampaikan, bantuan dari pusat diberikan 183 orang. Sejumlah 50 orang menerima melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), sisanya melalui kantor Pos. (reporter: Huriyanto)