Tepian Indonesia

2 Pasien Covid-19 Asal Banyudono Kabupaten Boyolali Sembuh, Ini Penampakan Warga saat Pulang ke Rumah

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Setelah dirawat selama kurang lebih dua pekan, dua pasien Corona Virus Disease (Covid-19) di Boyolali diperbolehkan pulang, Senin 22 Juni 2020. Kedua pasien tersebut berasal dari Kecamatan Banyudono, yakni pasien 031 bernama Samsuri dari Desa Cangkringan dan pasien 033 bernama Yunan Pradnyonotomo dari Desa Dukuh.

Dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali Ratri S Survivalina, Samsuri telah dirawat selama 14 hari di Rumah Sakit Umum Daerah Pandan Arang (RSUDPA) Boyolali. Serta Yunan yang dirawat selama 15 hari di rumah sakit darurat Covid-19 (RSDC) Boyolali.

Keduanya disiplin saat menjalani perawatan oleh tim medis. Termasuk juga dukungan warga yang sangat peduli keberadaan tetangganya yang menjalani perawatan yang mampu membantu memudahkan penyembuhan yang lebih cepat.

“Dengan semangat dan dukungan seluruh masyarakat Banyudono, yang mana mereka menerapkan program Jogo Tonggo, menerapkan karantina mandiri, juga kegiatan yang terkait penerapan protokol kesehatan, keduanya ternyata bisa sembuh,” ungkapnya Lina saat ditemui di Desa Cangkringan; Kecamatan Banyudono.

Melalui dukungan dari masyarakat, membawa manfaat yang besar bagi pasien Covid-19 di Boyolali. Sehingga dapat mempercepat penyembuhan pasien.

Hal tersebut diungkapkan juga oleh Dokter penanggung jawab RSDC Boyolali, Nugroho. Pihaknya selalu memberikan rasa nyaman dan menyenangkan untuk pasien saat dirawat sehingga para pasien merasa berada di rumah sendiri.

“Kita dari awal sudah memotivasi pasien agar merasa nyaman dan senang, itu sangat membantu sekali secara psikologis selain dari terapi kita,” terang Nugroho.

Memasuki lingkungan rumah tinggalnya, mereka disambut iringan musik dan tarian penyambutan. Hal tersebut membuat Yunan merasa terharu dan mengucapkan terima kasih kepada para petugas kesehatan yang merawatnya.

“Perawatan disana memang hebat. Mereka merawat dengan hati yang tulus. Mereka memberikan makanan yang bergizi, obat-obatan yang bagus, terima kasih” ungkap Yunan singkat.

Sementara di lokasi rumah Samsuri, dengan iringan musik drum band dan tarian mengawal Samsuri ke rumahnya yang berjarak sekitar 100 meter dari perempatan tersebut. Ketua RT setempat mengatakan penyambutan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan moril.

“Idenya dari warga di RT 07 dengan semangat dan antusias karena menunggu kedatangan dari rumah sakit Boyolali atas kesehatan bapak Samsuri,” kata Ketua RT 07 Dukuh Cabean, Desa Cangkringan, Joko Susanto di sela acara. (wan)