Tepian Indonesia

Dinkes Boyolali Rapid Test 59 Warga Desa Bandung Wonosegoro yang Kontak Erat dengan Pasien Covid-19, Tiga Dinyatakan Reaktif

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Tim medis Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali menggelar pemeriksaan kesehatan atau Rapid Diagnostic tes (RDT) secara masal di Balai Desa Bandung Kecamatan Wonosegoro, Senin 29 Juni 2020.

Dari hasil pemeriksaan itu diketahui sebanyak 3 orang dinyatakan reaktif. Ketiganya merupakan bagian dari 59 kontak erat dengan penderita Covid-19 berinisial SA. Kontak erat pasien Covid-19 itu terjadi saat keluarga pasien kasus nomor 058 itu menggelar hajatan terbatas beberapa waktu lalu.

Resepsi kecil-kecilan digelar saat pernikahan kakak SA. Hanya warga sekitar yang diundang. SA yang merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta belakangan terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurut Kasi Survailans dan Imunisasi, Dinkes Boyolali Teguh Tri Kuncoro, pihaknya telah melakukan tracking kontak erat dengan penderita SA. Sedikitnya ada 59 orang yang melakukan kontak erat dengan pasien.

“Iya, kami lakukan tindak lanjut dengan RDT, di Balai Desa Bandung,” ujarnya.

Ketiga orang yang diketahui reaktif tersebut selanjutnya akan dilakukan tes swab untuk penanganan selanjutnya. Selain melakukan RDT terhadap 59 kontak erat dengan SA tersebut, pihaknya juga telah melakukan tes swab kepada keluarga dekat SA.

Langkah itu dinilai cukup penting, mengingat mereka telah melakukan kontak erat secara intensif dengan SA tersebut. “Untuk kelurga yang kontaknya benar-benar dekat sudah kami lakukan tes swab di RSD (Rumah sakit darurat Covid-19). Tapi sampai hari ini hasilnya belum keluar,” ujar Teguh.

Tak hanya di Desa Bandung saja yang dilakukan RDT berjamaah. Kegiatan serupa kemudian dilanjutkan ke Balai Desa Gowo, Kecamatan Wonosegoro.
Dijelaskan, diketahui ada 14 orang yang melakukan kontak erat dengan penderita Covid-19 berinisial SI. Selain itu juga ada 5 orang kontak erat dengan Pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia.

“Sesuai dengan protap, kontak erat dengan PDP yang meninggal juga dilakukan protap,” pungkasnya. (wan)