Tepian Indonesia

Coret Surat Tugas Sukiman, Partai Golkar Sragen Mantap Usung Yuni-Suroto

TEPIANINDONESIA.COM- SRAGEN-Jelang Pilkada Sragen 2020, Partai Golongan Karya (Golkar) memutuskan mencoret Sukiman dari kandidat yang akan diusung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sragen 2020 mendatang. Partai berlambang pohon beringin ini justru memilih untuk mengsung Kusdinar Untung Yuni Sukowati – Suroto dalam pilkada Sragen 2020.

Kondisi itu ditegaskan Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar jawa Tengah Yuliatmono dalam rapat koordinasi dan penjelasan Pilkada 2020 di kantor DPD II Golkar Sragen. Menurut Yuli, Sukiman telah dinilai menyia-nyiakan peluang Surat Tugas yang diberikan oleh DPP Golkar.

Dia menyampaikan menyangkut pilkada Sragen DPP Sudah memberikan surat tugas pada Dr. Sukiman sejak Maret. Pemberian Surat tugas untuk mencari pasangan wakil dan partai koalisi sudah cukup lama.

”Kami pantau terus perkembangannya belum mendapat dukungan partai manapun.karena itu DPP mulai berembug soal Sragen,” ujarnya, Selasa 28 Juli 2020.

Lantas dia menyampaikan setelah menarik surat tugas dan dukungan pada Sukiman, Golkar memberi mandat dalam pilkada 2020 ke Yuni-Soroto. ”Kami hanya menyampaikan putusan DPP dan ada suratnya. Nanti akan tiba waktunya mempertemukan kader golkar dengan yuni Suroto.

Yuliatmono menegaskan bukan kader Golkar murni. Selain itu sudah diberi kesempatan oleh partai melalui surat tugas tidak segera dimanfaatkan sebaik mungkin.

”DPP Golkar sudah menugaskan untuk mencari berpartner dengan siapa, karena partai Golkar tidak memungkinkan mengusung sendiri. Tapi waktu terus berjalan, hingga hari ini belum konkret dengan siapa dan partai apa,” tegasnya.

Golkar sudah menjalin komunikasi dengan partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Lantas soal imbal balik ke Golkar setelah memberi dukungan ini pada Yuni-Suroto, dia menegaskan hanya menyesuaikan program partai untuk bisa diterjemahkan oleh Bupati yang diusung.

”Partai yang tidak punya eksekutif akan sulit memperjuangkan aspirasinya meskipun punya fungsi kontrol pada hal yang tidak berpihak pada masyarakat,” terangnya.

Dengan mengusung Yuni-Suroto, diharapkan program Partai Golkar bisa diterjemahkan mereka setelah terpilih nantinya. Ditargetkan surat dukungan resmi akan disampaikan pada Agustus nanti.

Yuliatmono sendiri meyakini Yuni-Suroto ingin menjadi calon tunggal. Pihaknya terjadi calon tunggal dalam pilkada Sragen. ”Apa calon tunggal itu bukan demorkasi? Itu ya demokrasi. Semua bisa memaknai masing-masing. Calon tunggal karena diperbolehkan dalam undang-undang ya Demokrasi,” tandasnya.

Sementara PLT DPD II Golkar Sragen Anton Lami Suhadi menyampaikan Golkar Sragen jengah lantaran Sukiman tak kunjung rampungkan surat tugas.

”Informasi yang disampaikan akan dapat berkoalisi dengan partai Gerindra. Sudah dampingi berkali, sampai tunggu saat ini juga belum dapat. Kebijakan partai komunikasi politik tingkat nasional akan mengusung bersama PDI Perjuangan,” terangnya. (reporter: Huriyanto)