Tepian Indonesia

Satu Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Pelayanan Puskesmas Andong Boyolali Tutup Dua Hari

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Salah satu tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Andong, Kabupaten Boyolali, terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) Selasa 28 Juli 2020. Hal ini setelah sebanyak lima orang nakes di Puskesmas Andong menjalani tes swab.

“Kemarin itu karena mereka sudah menjalankan rapid test [tes cepat] secara mandiri, yang reaktif ada lima dan kelima nakes itu sudah diperiksa swab hasilnya satu positif Covid-19,” terang Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina saat ditemui di Apel Siaga Gugus Covid-19 Kabupaten Boyolali pada Rabu 29 Juli 2020.

Dengan adanya temuan satu nakes Puskesmas Andong yang terpapar Covid-19, pihaknya kemudian mengambil kebijakan untuk menutup sementara pelayanan puskesmas tersebut. Penutupan ini berlangsung selama dua hari yakni Rabu-Kamis (29-30/7/2020).

Ditutupnya Puskesmas Andong sebagai bagian dari penanganan untuk pencegahan percepatan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali. Puskesmas Andong akan segera dilakukan proses dekontaminasi dan disinfeksi.

“Untuk memastikan lagi nanti nakes-nakes yang lain akan kita jadwalkan untuk pemeriksaan test swab, walaupun rapid testnya non reaktif,” ungkap Lina. Sementara itu Puskesmas Andong akan beroperasi normal kembali untuk pelayanan masyarakat pada Senin (3/8/2020).

Sebagai tambahan informasi, hingga Selasa (28/7/2020), kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi di Kabupaten Boyolali mencapai 194 kasus. Dengan rincian delapan kasus meninggal dunia dan 73 sembuh, serta 113 kasus masih dirawat. Dari jumlah tersebut, terdapat 18 orang nakes asal Kabupaten Boyolali yang terpapar Covid-19. (wan)