Selama Pandemi Covid-19, Penghasilan Pedagang Sekitar Kampus IAIN Surakarta Turun hingga 80 Persen

TEPIANINDONESIA.COM-SUKOHARJO-Pendapatan para pedagang yang berjualan di sekitar kampus IAIN Surakarta menurun hingga 80 persen. Hal ini dikarenakan masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Dengan keadaan pandemi, pedagang di sekitar kampus memutuskan berhenti aktivitas berdagang. “Setelah kampus IAIN Surakarta mulai ada kegiatan, omzet penjualan perlahan sudah mulai merangkak naik. Aktivitas mahasiswa sudah ada tetapi menjalankan protokol kesehatan,” kata Yudi, ketua paguyuban pedagang kampus IAIN Surakarta, Jumat 21 Agustus 2020.

Menghadapi masa new normal, edagang melakukan pencegahan Covid-19 dengan memasang tempat mencuci tangan. Pihaknya mengimbau para pembeli untuk selalu mencuci tangan di tempat yang sudah disiapkan sebelum mereka memasuki kios-kios dan sesudah selesai makan,” tambahnya.

Dengan begitu, pedagang berharap agar pandemi ini segera berakhir. Sehingga kampus bisa beraktivitas lagi normal. “Paling tidak ya ada sedikit mahasiswa yang beraktivitas lagi dengan protokol kesehatan dan para pedagang dapat berjalan lagi,” tutur dia.

Paguyuban pedagang IAIN didirikan sekitar bulan Februari. Dengan dibentuknya paguyuban ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi. “Paguyuban ini banyak manfaatnya, maka akhirnya dilanjutkan. Kami sudah melakukan pertemuan dengan anggota sudah 4-5 kali. Namun karena pandemi ini kami belum berani untuk melakukan pertemuan lagi,” ujar Yudi. (Kristiadi)