Usai Liburan Panjang Cuti Bersama, 30 Orang di Boyolali Terpapar Covid-19

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Perkembangan kasus Corona Virus Disease (Covid-19) kembali dirilis Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali.

Diungkapkan Kepala Dinkes Boyolali, Ratri S. Survivalina menyampaikan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Boyolali setelah berlangsungnya masa liburan panjang beberapa hari yang lalu. Disampaikan kasus terkonfirmasi Covid-19 bertambah 30 orang hingga Selasa 25 Agustus 2020 jumlah pasien terkonfirmasi terakumulasi sebanyak 319 kasus.

“Untuk kasus konfirmasi positif sampai hari ini sudah 319 kasus. Yang mana rinciannya yakni sejumlah 51 kasus dalam kondisi dirawat, 16 kasus isolasi mandiri, 235 selesai isolasi, 17 kasus meninggal dunia,” ungkap Kepala Dinkes yang akrab disapa Lina ini di ruang kerjanya pada Selasa 25 Agustus 2020.

Sebanyak 319 kasus positif tersebut berasal dari klaster yang mendominasi dari kontak erat.

“Hasil tracking (pelacakan) terhadap kasus positif Covid-19 oleh tim, sampai saat ini di Kabupaten Boyolali, sudah bisa kita identifikasi ada 23 klaster,” kata Lina.

Diantaranya ada klaster yang statusnya sudah berhenti seperti klaster Pasar Peterongan sebanyak 22 kasus; klaster Lamaran di Desa Gondangslamet, Kecamatan Ampel sebanyak 20 kasus positif; klaster Merti Desa di Desa Kalangan, Kecamatan Klego sebanyak 10 kasus.

Dari delapan orang yang ada di klaster tim reaksi cepat (TRC) BPBD kabupaten Boyolali enam diantaranya dinyatakan sembuh yang merupakan anggota tim reaksi cepat (TRC). Dan dua diantaranya yang masih dalam isolasi mandiri yang merupakan kontak erat keluarga.

Namun, ada beberapa klaster yang masih berlangsung penyebarannya. Antara lain klaster Lembaga Keuangan Syariah atau BMT di Kabupaten Boyolali yang mendominasi dari klaster-klaster yang lain, klaster sosialita, dan klaster tenaga kesehatan (nakes) salah satu rumah sakit di Kota Surakarta, serta klaster tenaga kesehatan (nakes) yang tidak dapat diidentifikasikan.

Jumlah kematian akibat Covid-19 bertambah dua orang, dengan inisial BMW dari Kecamatan Gladagsari pada hari Jumat (21/8/2020) dan inisial SUG di Kecamatan Simo pada hari Senin (24/82020). (wan)