Tidak Kantongi Ijin, Pengelola Nekat Bangun Tower BTS Langsung Disegel Pemkab Sragen

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Petugas gabungan Satpol PP dan Pemkab Sragen menyegel pembangunan tower BTS, Jumat 28 Agustus 2020. Tower milik Smartfren ini terletak di Desa Kedung Waduk, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah.

Penyegelan tower dengan tinggi diatas 40 meter dilakukan lantaran berdiri di lahan milik warga dan belum memiliki izin. Kini masih ada permasalahan yang belum selesai dengan warga terkait izin lingkungan.

Lantas petugas juga menempelkan stiker yang bertuliskan “Belum berizin”. Selain itu petugas juga memasang pada fondasi tower ditempeli stiker bertuliskan “Tempat usaha ini ditutup”.

Pada wartawan, Kepala Dinas Satpol PP Sragen, Heru Martono mengatakan, penyegelan dilakukan lantaran tower telekomunikasi di Kedungwaduk Karangmalang itu sudah berdiri padahal belum mengajukan perizinan.

“Iya, karena tower itu berdiri tanpa izin, sehingga menyalahi aturan dan kita lakukan penyegelan. Sampai ada itikad baik dari pemilik untuk ngurus izinnya. Kalau segera diurus dan ada izin ya kita lepas, kalau nggak ya tetap kita segel,” kata Heru.

Terpisah, Kepala DPMPTSP Sragen, Tugiyono menyampaikan apapun alasannya, pendirian tower itu melanggar aturan. Sebab hingga kini pihak pengelola atau provider belum mengajukan perizinan apapun ke DPMPTSP.

Garis segel Satpol PP dipasang mengelilingi tower di Kedungringin, Kedungwaduk, Karangmalang. “Kami memang sudah bersurat ke Satpol PP agar pembangunan dihentikan dulu. Baru kemudian mengurus perizinan, kalau ada masalah Pemkab pun akan memfasilitasi,” ujarnya. (reporter: Huriyanto)