Pilkada Sragen 2020 Resmi Calon Tunggal Lawan Kotak Kosong

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Pilkada Sragen 2020 akhirnya hanya diikuti satu pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni Kusdinar Untung Yuni Sukowati dari PDIP berpasangan dengan Suroto dari partai PKB.

Kondisi calon tunggal tersebut menyusul tidak adanya bakal paslon lain yang mendaftar di kantor KPU Sragen sampai batas waktu perpanjangan Minggu 13 September 2020 malam ini pukul 24:00 WIB.

Sebelumnya, pasangan Sukiman-Iriyanto yang sebelumnya sudah mengantongi rekomendasi dari Gerindra, batal mendaftar ke KPU hingga pendaftaran ditutup dinihari.

Kepastian itu terungkap dari hasil rapat penutupan pendataran bakal paslon Pilkada Sragen yang digelar di KPU. Ketua KPU Sragen Minarso pada awak media menyampaikan pendaftaran.

“Karena sampai batas waktu pendaftaran ditutup pukul 24.00 WIB malam ini tidak ada paslon yang mendaftar, maka Pilkada Sragen hanya akan diikuti oleh satu bakal paslon saja,” kata Minarso.

Minarso menguraikan KPU sudah membuka perpanjangan masa pendaftaran selama tiga hari terakhir. Dimulai tanggal 11 September dan 12 September dibuka pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB.

Kemudian di hari terakhir Minggu (13/9/2020) dibuka sampai pukul 24.00 WIB. Menurutnya dalam rentang waktu itu, memang sempat ada utusan dari perorangan yang menanyakan mekanisme persyaratan pendaftaran dan formulir-formulir.

Namun ketika ditunggu hingga batas akhir penutupan pendaftaran, tak kunjung ada yang mendaftar. Dengan tidak adanya bakal paslon lain yang mendaftar, Pilkada Sragen hanya akan diikuti oleh satu bakal paslon yakni Yuni-Suroto.

Pasangan itu diusung oleh lima parpol Koalisi Gotong Rotong yakni PDIP, PKB,Golkar, Nasdem, PAN, dan satu partai pendukung yakni Demokrat. Pasangan ini mendaftar pada 4 September lalu.

Kemudian, mulai Senin (14/9/2020), paslon telah mengikuti tes pemeriksaan kesehatan di RSUD dr Moewardi Solo. Tes kesehatan yang akan digelar selama dua hari. (reporter: Huriyanto)