HADAPI TURNAMEN, ATLET BULUTANGKIS INDONESIA BERLATIH DI GOR BILLY BERAS SRAGEN

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN – Sebanyak 12 pemain bulutangkis ganda putri Pelatnas PBSI memanfaatkan kesempatan untuk berlatih di Sragen Jawa Tengah Kamis 15 Oktober 2020.

Para pemain inti pelatnas itu selama dua hari akan merasakan atmosfer latihan di GOR milik pengusaha beras ternama asal Sragen Billy Haryanto alias Bos Billy Beras di Jambangan, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen.

Para pemain ganda papan atas itu berlatih dengan didampingi Kepala Pelatih Ganda Putri PP PBSI, Eng Hian.

Dua Belas pemain penghuni skuad ganda putri Pelatnas Cipayung itu di antaranya Greysia Polii, Apriyani Rahayu, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto, dan Agatha Imanuela/Yulfira Barkah.

Kemudian ada Nita Violina Marwah/Putri Syaikah, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, dan Tania Oktaviani Kusumah serta Febby Valencia Dwijayanti.

Selama dua hari sampai besok, para pemain itu akan mengikuti program latihan di bawah pengawasan langsung pelatih kepala dan asisten pelatih ganda putri.

Terpisah, pelatih Eng Hian mengatakan kehadiran anak didiknya ke GOR Billy Beras Sragen itu dalam rangka penyegaran setelah 7 bulan masa pandemi, para pemain hanya berlatih di Pelatnas.
Menurutnya, latihan ke Sragen itu merupakan bagian untuk menjaga kebugaran para pemain agar intensitas dan kualitas tetap terjaga.

“Ini penyegaran saja. Setelah hampir 7 bulan kita hanya latihan aja di pelatnas. Jadi ini memang difasilitasi latihan di luar pelatnas. Tujuannya untuk penyegaran anak-anak aja. Biar nggak pada bosen, tetapi intensitas dan kualitas tetap terjaga,” ujarnya.

Mantan pemain ganda putra papan atas dunia itu menguraikan latihan digelar dengan format seperti pertandingan simulasi. Namun setiap pemain bermain dengan pasangan yang berbeda dari pasangan tetapnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan selama masa pandemi tujuh bulan, para pemain nyaris vakum dari turnamen. Hal itu berdampak pada kejenuhan mengingat biasanya mereka harus mengikuti agenda turnamen yang padat.

Terlebih, hingga kini juga belum ada kejelasan kapan dimulainya turnamen.

“Pasti ada kejenuhan yang paling tinggi. Jadi kita harus bisa menyiasati hal itu. Selain menjaga kebugaran anak anak supaya tidak drop, anak-anak juga dapat suasana berbeda di Sragen. Mereka latihan dua hari. Sabtu-Minggu nanti kita refreshing, nah Senin kembali ke Jakarta lagi sudah fresh,” tutur Eng Hian.

Sementara, Billy Haryanto mengatakan sangat mendukung para pemain pelatnas itu berlatih di GOR miliknya yang berstandar internasional. GOR dan fasilitasnya ia siapkan sebagai wujud kecintaannya terhadap olahraga bulutangkis.

Menurutnya, bukan kali ini saja para pemain-pemain bulutangkis top nasional singgah dan berlatih di GOR miliknya. Sebelumnya, sejumlah pemain pelatnas juga sudah sering hadir dan berlatih di GOR miliknya itu.

“Kebetulan memang saya hobi bulutangkis. Para atlet itu latihan di sini, ya kita fasilitasi. Itu saja, karena saya dasarnya seneng bulutangkis,” ujarnya. (reporter: Huriyanto)