Pemkab Boyolali Terapkan Home Visit Atasi ODGJ di Boyolali

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Keberadaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Boyolali masih membutuhkan upaya lebih dalam penanganannya. Kerjasama lintas sektoral telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali dalam mengatasi permasalahan ODGJ.

Dokter Spesialis Jiwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simo, Ismail Salahudin menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan untuk membantu pasien ODGJ berjumlah 2.489 pasien agar sembuh.

“Ada yang sudah berobat, ada yang belum berobat. Yang belum berobat kita berusaha untuk melakukan home visit,” ungkapnya saat dijumpai di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali, Senin (2/11/2020).

Hal tersebut dilakukan karena pasien mengalami berbagai kendala seperti masalah transportasi dari rumah ke rumah sakit, serta jarak yang cukup jauh. Dari 2.489, pihaknya kini sedang mengobati 90 orang agar sembuh sehingga dapat beraktifitas normal kembali.

Disebutkan pula beberapa faktor yang mempengaruhi sesorang dapat mengalmi gangguan jiwa. Rata-rata pasien yang dia tangani merupakan pasien dengan sosial ekonomi yang rendah.

“Tetapi sebenarnya ODGJ tidak hanya dipengaruhi oleh masalah ekonomi atau sosial, tetapi juga masalah ada sedikit genetika. Atau penyakit fisik yang menyertainya,” terangnya. (wan)