Surat Suara Pilkada Boyolali Mulai Dilipat dan Disortir

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali mulai melakukan proses pelipatan dan penyortiran surat suara sebanyak 817.888 lembar dengan melibatkan 50 tenaga kerja lepas.

Kegiatan ini untuk mendukung pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Boyolali 2020 pada 9 Desember mendatang. KPU Kabupaten Boyolali menargetkan pelipatan surat-suara untuk pemilihan bupati dan wakil bupati selesai dalam empat hari hari.

Bertempat di Tenis Indoor Kabupaten Boyolali, Rabu (25/11/2020) puluhan pekerja menyortir dan melipat suara. Selanjutnya, dikumpulkan dan dibendel dengan menggunakan tali karet. Kegiatan tersebut juga mendapat pengawasan petugas KPU dan kepolisian setempat.

“Total surat suara yang disortir sebanyak 817.888 lembar. Kegiatan melibatkan 50 orang pekerja yang diambil dari masyarakat sekitar. Surat suara yang sudah disortir dan dilipat lalu dibendel dengan jumlah 20 lembar per bendel,” ujar Ketua KPU Kabupaten Boyolali, Ali Fahrudin di sela kegiatan pelipatan surat suara.

Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu kedatangan formulir dan sampul yang diharapkan segera datang. Selanjutnya, akan dilakukan pengesetan pada tanggal 1 atau 2 Desember untuk segera didistribusikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Selain itu, pihaknya juga mulai mendistribusikan alat pelindung diri (APD) untuk kegiatan Pilkada serentak. Dimana APD yang ada mengacu pada protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran wabah Corona Virus Disease (Covid-19).

“Termasuk ember untuk cuci tangan para pemilih yang datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara). APD kami kirimkan ke masing- masing PPK yang selanjutnya didistribusikan ke tingkat PPS (Panitia Pemungutan Suara),” terang Ali.

Salah seorang pekerja yang melipat, Budi Santoso mengaku senang bisa berpartisipasi dalam Pilkada 2020. Pekerjaan tersebut dirasa bisa membantu perekonomian di tengan pandemi Covid-19. “Bisa membantu. Lumayan daripada tidak pemasukan,” katanya singkat. (wan)