RSUDPA Boyolali Kini Miliki Gedung IBS Terpadu sebagai Penunjang Pelayanan Kesehatan

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Sebagai upaya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara maksimal, dibutuhkan infrastruktur bangunan yang memadai. Hal tersebut yang sedang dikembangkan Rumah Sakit Umum Daerah Pandan Arang (RSUDPA) Boyolali. Terdapat bangunan gedung yang berada di tengah komplek rumah sakit yang berlantai dua akan segera dapat digunakan sebagai sarana penunjang kesehatan. Gedung berupa ruang IBS (Instalasi Bedah Sentral) Terpadu seluas 3.000 meter persegi yang menempati lahan seluas 1.500 meter persegi yang terdiri dari dua lantai.

“Yang terdiri dari lantai satu untuk ICU (Intensive Care Unit) dan HCU (High Care Unit). Lantai dua digunakan untuk ruang operasi,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan RSUDPA Boyolali, Astrid Fitriyan Purwandari saat ditemui di ruang kerjanya, pada Jumat (4/12/2020).

Dijelaskan lebih lanjut, lantai satu akan digunakan untuk ICU yang terdiri dari 12 ruang, Fasilitas yang disediakan yakni oksigen sentral, suction sentral, monitor, dan ventilator. Ruang HCU yang berjumlah empat ruang juga memiliki fasilitas serupa ditambah dengan berbagai fasilitas yang digunakan untuk kegiatan maupun pasien dengan perawatan intensif. Selain kedua ruangan tersebut, ada pula ruangan yang dimanfaatkan sebagai ruang isolasi airborne.

Disinggung mengenai jenis operasi yang bisa ditangani, Astrid menjelaskan yaitu bedah umum, bedah ortopedi, bedah urologi, THT, bedah mulut, operasi katarak dengan faeco, operasi kebidanan dan kandungan, serta tindakan endoskopi dan bronkoskopi.

“Di lantai dua nanti ada tujuh ruang operasi,” katanya.

Menghabiskan anggaran sebesar Rp 26 Miliar, gedung ini akan beroperasi pada pertengahan Bulan Desember yang diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyaralat Kabupaten Boyolali. .

Dengan ruangan gedung baru juga dilengkapi dengan peralatan pendukung baru. Diantaranya meja operasi khusus orthopedi, URS (uretero renoscopy), laser urologi dan C-arm. Selain itu juga terdapat alat lain seperti X ray stationery digital, treadmill, Hepafilter, alat kultur darah dan alat sensitivitas mikroba otomatis. (Fathan/mg)