Secuil Cerita Suyanto-Riyanto, Kakak-Beradik yang Menjadi Korban Kecelakaan Sriwijaya Air di Kepulauan Seribu

Dua warga asal Sragen dilaporkan menjadi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu 9 Januari 2021. Keduanya bernama bernama Suyanto (40) warga Dukuh Gunung Banyak dan adiknya, Riyanto (32) yang tinggal di Dukuh Tengaran RT 17, Desa Katelan, Tangen.

LAPORAN HURIYANTO, Tepianindonesia.com

Mendung duka tampak jelas di Dukuh Gunung Banyak, Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah Minggu 10 Januari 2021. Sebab, dua warga dukuh tersebut masuk daftar korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu 9 Januari 2021.

Di rumah kediaman Suyanto, nampak keluarga dan istri menunggu kepastian kondisi Suyanto dan adiknya Riyanto. Sri Wisnuwati (38), istri Suyanto nampak terpukul mendengar kabar kecelakan pesawat Sriwijaya Air yang ditumpangi suaminya.

“Berangkat untuk bekerja di Pontianak sama adiknya, kerja proyek. Sampai sekarang belum dapat kabar keberadaan suami dari pihak pesawat. Ini bapak dan ibu mertua dan adik saya sudah berangkat ke Jakarta untuk mengecek,” tuturnya.

Kali pertama dia mendapat kabar kecelakan bermula dari istri Riyanto. Bahwa dapat kiriman screenshot handphone. Awalnya dia masih belum percaya dan mencoba menenangkan istri Riyanto.

Setengah Jam Sebelum Takeoff Sempat Tanya Kondisi Sang Istri

Lantas dia mengecek status WA Riyanto bahwa mengunggah tiket sama type pesawat. Kemudian malam harinya sekitar pukul 19.00 WIB baru mendapat kabar dari manajemen Sriwijaya bahwa suaminya masuk daftar penumpang Sriwijaya yang nahas.

“Suamiku naik pesawat itu, semula mengabari rumah jam 7 pagi katanya mau terbang. Tapi delay jam 13, habis itu delay lagi. Jam 14.04 online trakhir. Jam 13.30 kontak trakhir, bilang kamu lagi dimana, saya jawab aku lagi servis motor di Tangen, dia bilang yaudah,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan sebelum keberangkatan kerja di proyek pemasangan rollingdoor, suaminya tidak ada firasat apapun. “Tidak ada firasat sama sekali. Perginya hanya minta doakan agar test VCR negatif dan awal yang baik di bulan Januari ini,” beber dia.

Dari daftar manifes pesawat yang dirilis pihak maskapai, nama Suyanto dan Riyanto ada di urutan teratas. Keduanya duduk bersebelahan di seat atau tempat duduk 6 C dan 6 D.

Kabar hilangnya pesawat Sriwijaya Air tersebut pertama kali beredar melalui aplikasi perpesanan WhatsApp. Namun Kementerian Perhubungan telah mengonfirmasi informasi tersebut.

“Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta – Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irwati, Sabtu (9/1/2021).

Pesawat milik maskapai penerbangan Sriwijaya Air dilaporkan hilang kontak, pada Sabtu (9/1/2021). Pesawat dengan rute penerbangan Jakarta- Pontianak tersebut diketahui membawa sebanyak 56 penumpang. (*)