Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Masih Banyak Pelanggaran, Satgas Didorong Harus Lebih Optimal

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Sragen mendapat sorotan. Lantaran kesadaran masyarakat dinilai masih kurang tanggap. Selain itu tempat nongkrong dan tempat makan juga masih tidak memenuhi ketentuan kapasitas 25 persen pengunjung.

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sragen Faturahman menyoroti dalam hal penanganan Covid-19 saat ini termasuk perlu perhatian lebih. Karena PPKM belum bisa menyentuh masyarakat paling bawah. ”Hajatan kenyataanya masih ada di beberapa tempat meskipun ditengah jalan diberhentikan Satgas,” jelasnya Senin 18Januari 2021.

Sekarang ini yang perlu ditekankan tindakan tegas dari satgas. Karena di lapangan masih ada toko modern yang tutup lebih dari pukul 19.00. Selain itu tempat tongkrongan di Sragen seperti Cafe atau tempat Ngopi tidak menerapkan 25 persen kapasitas makan di tempat.

”Tapi yang khusus tongkrongan yang selama ini belum ada tindakan dari Pemkab semacam kafe tempat ngopi, ketentuan 25 persen masih dilanggar. Kami berharap pemda melakukan operasi tidak hanya sekadar bengok bengok. Harus bergerak langsung Ini melanggar ditutup seperti ini yang kita inginkan,”serunya.

Bahkan satgas di tingkat desa saay ini banyak desa yang belum bergerak sama sekali. Perangkat dan lurah masih tenang-tenang saja. Satgas desa Belum aktif meskipun SE bupati dikeluarkan. ”Ada Jogo tonggo itu tetapi faktanya di desa masih banyak yang belum aktif banyak desa yang belum menganggarkan tentang anggaran covid lewat dana desa,” jelasnya.

Jika dibandingkan awal penyebaran Covid-19 itu satgas desa bagus dalam bekerja. Setiap pemudik lapor ke desa. Namun sekarang setelah new normal tidak ada lagi semacam itu. Harusnya ada motivasi dari pemkab untuk menekankan itu.

Terpisah, tim Satgas Covid-19 di tingkat kecamatan mulai gencar melakukan patroli terkait Covid-19 selama penerapan PPKM. Termasuk wilayah Kecamatan Karangmalang pada Selasa (12/1) malam kemarin melaksanakan Apel kegiatan patroli gabungan.

Tim terdiri dari Kapolsek Karangmalang. AKP Supadi, Camat Karangmalang, Catur Sarjanto, Dannramil 02/Karangmalang, Kapt inf.Prihatin Yudo bersama sejumlah anggota. Tim berkeliling di beberapa lokasi dan menegur sejumlah pedagang yang masih buka melebihi batas ketentuan.

Anggota Koramil Karangmalang, Serma Budi Santoso anggt Koramil Karangmalang nenjelaskan rute dan sasaran yang dilalui untuk diberikan Sosialisasi diantaranya Warung makan Nasgor Kampung Tamansari Kelurahan Kroyo, Warung Makan PKL jalan Veteran, Warung makan PKL Jalan Kartini dan Warung makan hik dan PKL Jalan Raya Sragen-Batujamus.

”Adapun tujuan Patroli tersebut adalah menghimbau kepada pedagang yang masih buka agar segera menutup dan mengemasi daganganya dengan batas maksimal pukul 21.00 dan apabila tidak mentaati aturan tersebut akan ditindak sesuai aturan yang ada. Selama kegiatan berjalan lancar dan aman terkendali,” terangnya. (reporter: Huriyanto)