AKSI SOSIAL: Alumni SMKN 1 Kedawung Sragen Kirim Bantuan Uang untuk Kesembuhan Suji Mentir, Legenda Sinden Bumi Sukowati

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Kabar sakit keras legenda sinden Sragen Suji Mentir (67) asal Tegalrejo RT 10, Desa Tegalrejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah memantik keprihatinan sejumlah kalangan.

Salah satunya Ikatan Alumni SMKN 1 Kedawung Sragen. Mereka datang menyalurkan bantuan untuk kesembuhan Suji. Hal itu sebagai wujud rasa kepeduliannya atas kondisi pesinden Suji Mentir yang tengah terbaring sakit.

Sri Maryono, perwakilan alumni SMKN 1 Kedawung mengungkapkan, pihaknya mengunjungi rumah Suji Mentir karena prihatin melihat kondisi kesehatannya sekarang ini.

“Kesehatannya sudah menurun dan hanya tiduran di kasur,” katanya, Sabtu 23 Januari 2021 lalu.

Selain itu, Sri bersama teman-temannya memberikan sejumlah uang kepada keluarga Suji Mentir guna kebutuhan sehari-hari selama perawatan.

“Harapannya bisa membantu meringankan beban keluarga. Bentuk kepedulian kami terhadap seniman Sragen,” jelasnya.

Dikatakannya, lagu-lagu karya Suji Mentir dibawakan secara khas pada masa mudanya. Bahkan hingga saat ini suara nyanyian ledek Sragen ala Suji Mentir masih diingat masyarakat Bumi Sukowati.

“Dulu kami menikmati lagu-lagunya tapi sekarang masa tuanya memprihatinkan,” ujar dia.

Sosok Suji Mentir adalah aset Kabupaten Sragen. Hal ini diungkapkan Sukiman, dalang asal Sragen dan juga ketua Ikatan Alumi SMKN 1 Kedawung yang saat ini berada di Kota Bandung.

“Ini sebenarnya aset langka Kabupaten Sragen. Jadi kenapa jadi aset langka karena sebenarnya bu Suni ini adalah seorang seniman sejati dari barang sampai terkenal,” ujarnya, melalui sambungan telepon, Rabu 27 Januari 2021.

Menurut Sukiman, Suji Mentir memilik suara yang khas dan tak ada duannya. “Terutama beliau ini punya kekhasan di dalam suara khas Sragen, jadi gaya khas Sragenan Bu Suji adalah aikonnya kota Sragen tentunya masuk akal juga, tentu untuk yang sifatnya kayak sragennan ya,” bebernya.

Ki Dalang Sukiman juga menceritakan bahwa Suji Mentir sering sekali mengikuti dirinya saat pentas di beberapa daerah. Suji sempat beberapa kali ada ikut pentas di rumah Sukiman dan pernah pentas di RRI Solo.

“Kenapa saya bawa beliau karena memang saya ingin menampilkan wajah Sragen. Wajah dari Sragen yang sebenarnya memang seorang Suji ini. Memiliki kekhasan suara yang harus bisa dijadikan semacam apa ya contoh kepada adik-adik generasi muda,” ujarnya.

Menurut Sukiman, Suji mentir terkenal dengan lagu-lagunya seperti
Asem calok, ngudang anak, Kijing Miring, Kentil Giyong dan lainnya. “Intinya kami dari SMK pertanian Kedawung Sragen yang kebetulan saya juga ketuanya dan saya juga pemerhati budaya, saya juga dalang dan sempat kolaborasi dengan Suji. Pertama ingin mendoakan semoga ibu Suji cepat sembuh,” ujarnya. (reporter: Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *