Dua Penumpang Sriwijaya Air Asal Sragen Berhasil Ditemukan

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Tragedi pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta – Pontianak hilang kontak dan jatuh ke laut perairan Pulau Seribu, Sabtu 9 Januari 2021.

Terdapat dua penumpang asal Sragen atas nama Suyanto (40) warga Dukuh Gunung Banyak RT 18, Katelan, Tangen dan adiknya, Riyanto (32) yang tinggal di Dukuh Tengaran RT 17, Desa Katelan, Tangen, Sragen.

Jenazah kakak beradik itu akhirnya berhasil ditemukan dan sudah teridentifikasi. Informasi itu disampaikan keluarga almarhum Suyanto dan Riyanto yang hari ini Jumat 29 Januari 2021 masih berada di Jakarta.

Keluarga almarhum, Suparno, yang ada di Jakarta mengabarkan bahwa dirinya sudah mendapat pemberitahuan bahwa jenazah Suyanto dan Riyanto sudah teridentifikasi.

“Saya sudah dapat kabar bahwa jenazah (Suyanto-Riyanto) sudah teridentifikasi. Saya nanti akan mendatangi RS Polri untuk menanyakan kepastian sekaligus proses pemulangannya. Tapi kepastiannya nanti menunggu,” papar Suparno melalui sambungan telepon, Jumat 29 Januari 2021.

Kabar itu sontak disambut kelegaan dari keluarga dan Pemdes Katelan, Tangen. Sekdes Katelan, Paidi membenarkan dirinya sudah menelepon keluarga almarhum, Suparno yang ada di Jakarta hari ini tadi.

Hasilnya, memang Suparno menyampaikan sudah menerima informasi bahwa jenazah kakak beradik itu sudah teridentifikasi.

“Alhamdulillah, kabar terbarunya hari ini kami dapat informasi dari keluarga yang di Jakarta, bahwa jenazah Suyanto-Riyanto sudah ditemukan dan teridentifikasi. Tapi kepastiannya masih menunggu informasi lebih lanjut dari keluarga yang akan mendatangi RS Polri di Kramat Jati Jakarta. Yang jelas kabar itu sedikit membawa kelegaan bagi keluarga dan yang ada di rumah,” tuturnya.

Paidi menambahkan warga sudah siap untuk melakukan pemakaman seandainya jenazah ketemu dan dipulangkan. Kabar itu menjadi angin segar setelah penantian panjang hampir 20 hari sejak kejadian tragedi nahas jatuhnya pesawat Sriwijaya Air pada Sabtu (9/1/2021) silam.

Keduanya sama-sama sudah berkeluarga dan anak satu. Mereka ternyata hendak terbang dari Jakarta menuju Pontianak karena mendapat borongan proyek pemasangan rolling door.

“Mereka pemborong, kakak adik. Ke Pontianak mau ngerjakan borongan pasang rolling door,” katanya.

Paidi mengatakan keduanya memang sebelumnya sudah lama merantau di Pontianak. “Mereka berangkat dari rumah sudah beberapa hari lalu, tanggal 30 Desember 2020. Di Jakarta istirahat dulu beberapa hari. Baru kemudian berangkat ke Pontianak kemarin siang naik Sriwijaya Air,” urainya.

Keduanya merupakan anak dari pasangan Wagiyo-Wakiyem. Kabar masuknya Suyanto-Riyanto di daftar penumpang, diketahui oleh adiknya yang ada di rumah. (reporter: Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *