Duh… Sales Marketing Nakal di Sragen Bawa Kabur Duit Perusahaan

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Seorang sales marketing PT. Tri Daya Sumber Rejeki dibekuk anggota Polsek Karangmlang, Sragen. Penangkatan dilakukan setelah dilaporkan membawa kabur uang tunai perusahaan sebesar Rp 190 juta lebih, Selasa 23 Februari 2021.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, tersangka bernama Dionisius Wisakcono (30) warga Desa Mojokerto, Kecamatan Kedawung, Sragen, Jawa Tengah. Tersangka dibekuk setelah menggelapkan uang perusahaan selama hampir dua tahun lebih.

Wisakcono menggunakan modusnya membuat orderan dan nota penjualan fiktif di PT yang berlokasi di Jalan Sumeani 08 RT 43/IIA Putat Asri, Kroyo, Karangmalang itu.

Kasubag Humas Polres Sragen AKP Suwarso, mewakili Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi membenarkan penangkapan tersebut. ”Aksi tersangka terbongkar setelah perusahaan melapor ke Polres pada Kamis (18/2/2021). Aksi itu dilaporkan oleh kepala depo PT Tri Daya, WAN Ferrye Yathendra Putra (43) asal Kampung Karangdowo RT 01/07, Sragen Tengah, Sragen,” kata AKP Suwarso.

Kronologi Kejadian bermula, ketika sekitar bulan Desember 2018, tersangka bekerja sebagai salesman di PT yang bersangkutan. Kemudian selama bekerja hingga Agustus 2020, tersangka tergoda untuk menggunakan uang perusahaan.

Modus yang digunakan yakni dengan menutup nota tagihan yang akan diaudit oleh admin piutang dengan nota tagihan yang tidak pada tempatnya. Tersangka mengelabuhi admin dengan memilih nota yang di perkirakan ada sisa uangnya.

Uang sisa tersebut tidak diserahkan melainkan dipergunakan untuk keperluan pribadi tersangka. Tersangka juga kadang membuat orderan fiktif dan pada saat bagian gudang pengiriman akan mengirim barang yang diorder toko.

“Tersangka terlebih dahulu menemui bagian pengiriman dan meminta supaya barang yang diorder dikirim sendiri. Sedangkan untuk nota tagihan juga dibayar dengan nota tagihan dari toko lain yang sekiranya uang tagihannya ada sisa,” ujarnya.

Selama hampir dua tahun lebih, tersangka total menggondol uang Rp. 183.279.739,- ditambah Rp 7.267.016,-. Sehingga total uang yang digelapkan tersangka mencapai Rp. 190.546.755,-.

AKP Suwarso menyampaikan tersangka dibekuk dengan sejumlah barang bukti. Di antaranya surat pengangkatan pegawai karyawan yang diterbitkan perusahaan, bukti pengirim barang dari Gudang ke toko (nota orderan fiktif), catatan dari admin piutang, sebuah HP dan selembar bukti surat pernyataan.

”Tersangka dijerat dengan pasal 372 Jo 378 dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara,” ujarnya. (reporter: Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *