Tarik Minat Vaksinasi Lansia, Bidan di Sragen Jemput dengan Sepur Kelinci

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Antusiasme para lanjut usia (lansia) di wilayah Tanon Sragen, ramai-ramai mengikuti vaksinasi dosis pertama di puskesmas setempat. Vaksinasi kali ini diikuti oleh masyarakat Dukuh Bendo, Desa Karangasem, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah Selasa 30 Maret 202.

Vaksinasi kali ini sedikit unik, pasalnya para lansia dijemput mengunakan kereta Kelinci (sepur kelinci), yang disediakan langsung oleh bidan desa dan Pemdes membawa para lansia dari rumah meraka masing-masing. Kereta kelinci yang digunakan kali ini sebanyak dua gerbong. Gerbong depan untuk lansia perempuan dan yang belakang untuk lansia pria.

Para lansia sejak pagi terlihat sudah siap menunggu di depan rumah meraka masing-masing. Mereka menunggu kedatangan kereta kelinci atau sepur kelinci yang akan menjemput mereka untuk vaksinasi di Puskesmas Tanon 2.

Sukinem (76) salah satu lansia asal Dukuh Bendo, Karangasem, Tanon, Sragen ditemui Tepianindonesia.com menyampaikan sangat semangat sekali mengikuti vaksinasi yang dilakukan pemerintah, ia sudah sejak pagi-pagi sekali sudah bersiap dan menunggu jemputan di depan rumah.

“Iya tadi dijemput di depan rumah, saya sudah siap divaksin dan seumur-umur baru kali ini naik naik sepur kelinci,” kata Sukinem.

Sukinem juga mengatakan persiapan vaksinasi dirumah ia meluangkan sarapan dan minum secukupnya,”Persiapan tadi ya sarapan, minum teh mais anget dan tidak takut disuntik. Pokoknya yakin soalnya temannya banyak,”bebernya.

Hal senada juga disampaikan Mujito (78) juga mengaku senang dijemput kereta kelinci untuk ikut vaksinasi Covid-19. Dengan diantar jemput, setidaknya ia bisa menghemat tenaga tuanya untuk ngonthel dari rumah ke Puskesmas Tanon II yang berjarak hampir 2 kilometer.

“Rasanya bahagia Mas. Biasanya saya ngonthel karena nggak ada yang ngantar. Naik sepur kelinci ya baru tadi. Ini mau vaksin, Alhamdulillah kondisi sehat dan siap divaksin. Senang, jadi nggak takut suntik,” tuturnya.

Terpisah, Bidan Desa, Indriyani mengatakan sengaja mendatangkan kereta kelinci untuk memudahkan mobilitas lansia yang hendak mengikuti vaksinasi covid-19 di desa binaannya. Menurutnya, sepur kelinci itu diharapkan bisa membantu memudahkan akses bagi lansia yang rata-rata sudah tua dan kesulitan untuk datang sendiri ke Puskesmas.

“Ini inisiatif dari bidan desa, kader posyandu, Babinsa, Babinkamtibmas dan Pak Lurah. Tujuannya membantu mereka yang sudah tua agar bisa ikut vaksinasi tanpa kebingungan harus datang karena rata-rata nggak ada yang ngantar,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Vaksinator Puskesmas Tanon II sekaligus dokter puskesmas setempat, Edy Sutikno menyampaikan hari ini memang digelar vaksinasi Covid-19 tahap I bagi lansia.

Di Puskesmas Tanon, hari ini digelar untuk jadwal dua desa yakni Karangasem dan Slogo. Dengan jumlah lansia sasaran di Karangasem 43 orang dan Slogo 56 orang. Karena relatif dekat, vaksinasi di dua desa itu dipusatkan di Puskesmas.

Sedangkan untuk desa yang agak jauh dari Puskesmas, vaksinasi dilakukan di PKD atau Pustu setempat untuk mendekatkan akses dan cakupan bisa lebih banyak.

“Kemarin di Gading di Pustu setempat dan ada 71 lansia sasaran. Lalu di Ketro ada 40 sasaran kita lakukan di PKD setempat. Hari ini tadi dari Karangasem dijemput pakai kereta kelinci oleh bidan desa. Itu inovasi yang bagus untuk memudahkan mobilisasi masyarakat agar antusias mengikuti vaksinasi. Alhamdulillah sejauh ini, antusiasme warga lansia di wilayah kami cukup tinggi,” jelasnya. (reporter: Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *