Salah Satu Awak Kapal Selam KRI Nanggala 402 Yang Hilang Kontak di Perairan Bali Kelahiran Sragen, Dia Sertu Bambang Priyanto

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Kabar pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 di perairan Bali terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Pencarian terus dilakukan untuk segera menemukan kapal selam milik TNI AL, Kapal KRI Nanggala hilang kontak sejak hari Rabu 21 April 2021 kemarin.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Sertu Bambang Priyanto adalah prajurit TNI angkatan laut kelahiran Sragen Jawa Tengah. Sertu Bambang menjadi salah satu awak kapal KRI Nanggala-402 yang sampai saat ini belum ditemukan posisi keberadaannya.

Hingga hari ini, Kapal selam yang ditumpangi Sertu Bambang juga belum ditemukan. Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan, Sertu Bambang Priyanto bertugas di kapal sel KRI Nanggala 402 merupakan warga asal Dukuh Ngadirejo, RT 30 RW 13, Desa Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Ngadirejo, RT 30 RW 13, Kroyo Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Pada wartawan, Sri Rahayu kakak kandung Sertu Bambang Priyanto, mengaku prihatin dengan peristiwa yang menimpa adiknya dan crew kapal lainnya. Keluarga, dikatakannya, akan menggelar doa bersama untuk keselamatan seluruh kru kapal.

“Malam ini kita akan berdoa bersama, semoga segera ditemukan dalam keadaan selamat semuanya,” kata Sri Rahayu Jumat 23 April 2021 siang.

Selain itu, Sri Rahayu juga menyampaikan, dirinya terakhir kali bertemu adiknya saat pulang ke Sragen pada momentum 100 hari meninggalnya ibu mereka sekitar sebulan silam. Meski sudah berdomisili di Surabaya, namun Bambang dan istrinya merupakan warga asli Desa Kroyo, Kecamatan Karangmalang.

“Terakhir dia pulang ke Sragen sekitar sebulan lalu. Waktu itu peringatan 100 hari almarhumah ibu tanggal 18 Maret. Dia kemudian kembali ke Surabaya tanggal 20,” ujarnya.

Sri mengungkapkan, sekitar sepekan kemudian, dirinya dan Bambang berhubungan melalui pesan WhatsApp. Dia memberikan kabar jika anaknya akan masuk pondok pesantren setelah kenaikan kelas.

“Iya ngasih kabar seperti itu, dan kota saling mendokan agar selalu sehat terus,” jelasnya.

Dia baru mencoba berkomunikasi kembali setelah ada kabar dari media terkait hilangnya KRI Nanggala 402. Sri tidak menyangka adiknya ikut sebagai awak kapal selam tersebut.

”Saya tidak tahu kalau dia ikut tugas di kapal selam, saya kira di rumah. Saya tanya ke istrinya, ternyata benar dia ikut berlayar, kemudian di share di grup WhatsApp keluarga pada Rabu (21/4) lalu,” ujarnya.

Sri menyampaikan, Bambang merupakan anak ke 6 dari 6 bersaudara. Dia pernah bersekolah di SDN 8 Sragen, SMP Saverius Sragen dan SMK Penerbangan di Solo. (Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *