Tim Gabungan Razia PPKM Darurat di Gunung Kemukus Sumberlawang Sragen, Ini Respon Pengunjung dan Pedagang

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Para pedagang di kawasan obyek wisata Gunung Kemukus Sumberlawang Sragen mendadak menutup lapak jualan. Lantas mereka mulai pergi dari lokasi sekitar makam Pangeran Samudro Gunung Kemukus.

Tutupnya lapak pedagang serta sepinya pengunjung tersebut lantaran mengetahui akan adanya rombongan razia gabungan dari Polsek Sumberlawang, Camat, relawan Sumberlawang rescue, TNI dan polsek Miri. Razia gabungan di Gunung Kemukus saat PPKM Darurat dilakukan bertepatan dengan malam Jumat pon pukul 20.15 WIB.

Ditemui di sela-sela patroli, Camat Sumberlawang Heru Susanto mengatakan, tim satgas Covid Kecamatan Sumberlawang melaksanakan monitoring bersama. Kegiatan PPKM Darurat di kompleks makam Pangeran Samudro Gunung Kemukus. “Alhamdulillah ini pukul 20.30 tidak ada pengunjung,” katanya Kamis 15 Juli 2021.

Dikatakan, jadi sesuai instruksi bupati bahwa selama PPKM Darurat ini untuk tempat wisata sementara ditutup dan juga kegiatan lainnya pada malam hari khususnya pedagang, PKL dan pertokoan tutup pukul 20.00 WIB. Selama patroli di masa PPKM Darurat dilakukan bersama jajaran. “Ini dari relawan Sumberlawang Rescue dan juga dari jajaran TNI Polri dan tim kecamatan Sumberlawang,” bebernya.

Sementara itu, Kapolsek Sumberlawang AKP Fajar Nur Ikhsanuddin juga mengimbau pada warga Sumberlawang agar tetap mematuhi aturan selama PPKM Darurat dan protokol kesehatan. “Karena kalau tidak kita akan siapa lagi melaksanakan prokes,” kata kapolsek Sumberlawang.

Tidak hanya itu, setiap malam selama PPKM Darurat polsek Sumberlawang dan TNI serta pihak kecamatan akan menindak tegas masyarakat yang masih bandel selama PPKM darurat. Setiap pukul 20.00 dari TNI/Polri, pihak Kecamatan, muspika dan trantip memberikan himbuan pada masyarakat dan juga penegakan malam untuk menonaktifkan kegiatan mereka masing-masing. “Lampu penerangan jalan kita matikan hingga pagi hari,” ujarnya.

Disinggung mengenai masih adanya pedagang dan pengunjung obyek wisata Gunung Kemukus bandel nekat masuk di obyek wisata, pihaknya sudah koordinasi dengan ketua RT setempat. Dia sudah mengimbau para ketua RT semuanya. “Ada masyarakat tukang kompor-kompor kemarin kita peringatkan dua orang,” ujarnya.

Tapi sayangnya, usai rombongan meninggalkan lokasi obyek wisata Gunung Kemukus. Tak berselang lama sekitar 7 hingga 10 menit, para pengunjung dan pedagang dan warung di sekitar obyek wisata kembali buka dan beroperasi kembali berkerumun sekitar pukul 21.30 WIB. (Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *