Kecelakaan Maut Bus Rela di Sragen Gasak 2 Mobil Rombongan Pengantin Asal Bantul Yogyakarta dan Pemotor Scopy

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Kecelakaan maut bus rela ugal-ugalan gasak rombongan pengantin asal Bantul, Yogyakarta dan satu pengendara sepeda motor honda Scoopy di Sumberlawang Sragen, Kamis 11 November 2021 pukul 08.10 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan kecelakaan terjadi di Jalan Raya Solo-Purwodadi KM 32, Kebonsari, Desa Kacangan, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Kronologi kejadian bermula saat bus Rela bernopol AD 7147 QA melaju dari arah Purwodadi (utara) menuju Solo (selatan). Bus saat melintasi di jalan tikungan dari arah selatan, melaju dua mobil rombongan pengantin. Yakni Honda Mobilio bernopol AB 1404 UN dan di belakangnya mobil Toyota Kijang Inova bernopol K 8835 GC.

Diduga bus ugal-ugalan saat di tikungan dan terlalu memakan laju kanan, sehingga menggasak dua mobil rombongan pengantin dari arah selatan menuju utara (Purwodadi). Selain itu sepeda motor Honda Scoopy bernopol K 4119 RJ. Lantas kecelakaan maut tak bisa terhindarkan lagi.

Akibat kejadian ini, 11 orang menjadi korban bus, 10 dirawat dan 1 meninggal dunia dari penumpang mobil Kijang Inova bernama Muhammad Reza Alfaizqi (21) warga Krapyak Kulon Rt 06, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Mengalami luka pada kepala belakang, leher patah, pendarahan mulut, telinga dan sobek, tangan kanan dan masih di ruang jenazah RSUD Gemolong.

Sementara korban dirujuk ke rumah sakit dr One Solo bernama Fajar Widaryanto (22) Krapyak Kulon Rt 7, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Sopir Mobilio Pinky Shabana (32) mengalami sobek lengan kanan sekitar 15 sentimeter kondisi sadar dan mendapat perawatan di RS Yakssi Gemolong dan penumpang Muhammad Roji (36), Muhadi Utomo (69), Muhtar Fauzi (34), Mustafizul Nur Akbar Abadi (31), Barini (51), Tukijo (31), Ahmad Najih Ardan (26) Sopir Inova.
Pengendara sepeda motor honda Scoopy Nutul Saadah (26) dusun Tunggak Rt 02, Tunggak, Toroh, Grobogan.

Sementara itu, Kanit laka lantas Ipda Irwan Arvian Marviyanto mewakili Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi membenarkan kejadian tersebut dan saat ini petugas sedang melakukan evakuasi korban dan olah TKP.

“Total korban sampai saat ini ada 11 orang, yang berada di RSUD Gemolong yang dirawat ada 2 meninggal 1 kemudian ada yang dirujuk 1, yaksi ada 7 orang termasuk pengendara motor scoopy, memang dilokasi kejadian lokasi jalan agak menikung ke kiri dari purwodadi menuju ke solo ini dan sedikit menanjak, diduga pengemudi bus kurang konsentrasi sehingga sopir bejalan terlalu ke kanan berbenturan dengan kendaraan mobilio dan dibelakangnya inova samping inova sepeda motor,” ujarnya.

Untuk korban meninggal dunia menurut Kanit laka korban penumpang mobil Inova. “Korban duduk dibelakang supir, korban luka cidera kepala dan leher, pengemudi bus rela kita amankan di kantor unit laka sragane untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” bebernya.

Terpisah, Eko Bagus Marja Kusuma selaku Kepala Jasa Rahaja Surakarta menyampaikan untuk korban meninggal dunia pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak jasa Raharja Bantul. “Jadi untuk penyerahan santuanan kepada ahli waris akan segera kami serahkan, bagi 10 korban luka luka sudah kami jaminkan ke pihak rumah sakit, baik RSUD Gemolong maupun di Rumah sakit Yaksi,” jelasnya. (Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *