Polres Sragen Berhasil Menangkap Dua Orang Tersangka Penggelapan Mobil Rental, Berikut Ini Modusnya

SRAGEN TEPIANINDONESIA.COM- Gara-gara ingin membayar hutang, dua pria di Sragen nekat melakukan kejahatan dengan cara penggelapan mobil rental. Dalam melakukan aksinya, dua tersangka yakni Esmuni Fatah (34)  dan Aji Pangestu (25) tega menggelapkan satu unit Toyota Avanza milik Muhammad Shurya Chendykia dan satu unit Daihatsu Xenia milik Aji Pawenang.

Dalam jumpa pers yang digelar di mapolres Sragen pada Selasa 16 Agustus 2021, Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi menyampaikan modus pelaku melakukan penyewaan mobil pada usaha rental kemudian secara sengaja digadaikan ke orang lain untuk mendapatkan uang.

“Ini tidak menutup kemungkinan ada korban-korban lain sementara masih kami kembangkan dan siang ini kami hadirkan korban yang merupakan pemilik kendaraan tersebut,” kata Kapolres Sragen.

Kapolres Sragen juga mengimbau pada masyarakat untuk tidak menerima gadai barang dari orang lain. Lebih-lebih menerima gadai dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). STNK bukan bukti kepemilikan kendaraan namun hanya sebagai bukti otentik untuk operasional kendaraan.

Menurut dia, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) merupakan bukti otentik kepemilikan kendaraan bermotor. Sebaiknya transaksi gadai dilakukan pada lembaga gadai yang memiliki otoritas dari negara.

“Niat membantu jangan sekali-kali diterima bisa menjadi indikasi penadahan karena suatu hal yang tidak dibenarkan atau ilegal,” bebernya.

Kedua pelaku melanggar Pasal 372 KUHP Jo Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun Penjara. (Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *