Pilpres 2024, Petani Perempuan Milenial Sragen Deklarasikan Dukung Cak Imin

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden masih digelar tahun 2024, namun demam capres sudah melanda di Tanah Air. Beberapa tokoh nasional sudah muncul di permukaan dengan berbagai latar belakang keahlian. Mereka mulai menyentuh hati akar rumput sebagai modal untuk berlaga di Pilpres 2024.

Demam capres tersebut juga melanda di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Jumat 4 Februari 2022. Masyarakat yang mengatasnamakan ”Komunitas Petani Perempuan Milenial Sragen” mendeklarasikan dukungan untuk Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin. Para anggota komunitas tani tersebut menyatakan dukungannya kepada Cak Imin lantaran memiliki segudang pengalaman dan prestasi di kancah nasional.

Martini, salah satu anggota komunitas petani perempuan milenial mengatakan, Cak Imin sudah dikenal masyarakat luar. Keperpihakan terhadap rakyat kecil sangat terasa, terlebih terobosannya di bidang pertanian. ”Saat jadi Menteri Tenaga Kerja dulu mencetuskan petani milenial dengan berbagai program-programnya,” katanya, di sela acara yang digelar di salah satu rumah petani milenial di Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen.

Selain pernah jadi Menaker, Cak Imin mereka nilai juga sudah banyak berkontribusi terhadap pondok pesantren. Hal ini mengingat Cak Imin yang berlatar belakang keluarga pondok pesantren ini merupakan salah satu tokoh nasional yang mengusulkan Hari Santri Nasional, sehingga dirayakan setiap tahun di pelosok Tanah Air.

Dengan demikian, petani milenial di Sragen mengapresiasi Cak Imin menjadi Panglima Santri. Dia berharap sosok Cak Imin menjadi tauladan bagi generasi muda. ”Orangnya (Cak Imin) masih muda, tapi kiprahnya sudah cukup banyak untuk rakyat Indonesia,” jelasnya.

Sebagai bentuk sikap dukungan, para petani milenial ini menggelar Sholawat Nariyah sebanyak 4444 kali. Sholawat Nariyah tersebut untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Pilpres 2024 berjalan lancar. ”Jika Cak Imin maju, semoga dimudahkan jalannya dan terus mengabdi untuk bangsa dan negara,” papar Martini.

Para petani perempuan milenial Sragen ini pun menaruh harapan tinggi kepada Cak Imin. Jika menjadi Presiden kelak tetap ingat rakyat, terlebih petani dengan terobosan-terobosannya di masa kini. ”Petani milenial ini untuk menyambung kaderisasi petani. Karena selama ini mulai terputus mengingat anak muda banyak yang tidak mau meneruskan orang tuanya untuk bertani. Tapi jika pemerintah memiliki gagasan program untuk petani kekinian, saya kira para pemuda senang bertani,” tuturnya. (Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published.