Peringatan Hari Keluarga Nasional di Kabupaten Sragen Jadi Momentum Upaya Penurunan Angka Stunting

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 Kabupaten Sragen digelar di kompleks Wisata Gunung Kemukus, Kecamatan Sumberlawang Selasa 5 Juli 2022. Acara bersama BKKBN ini sebagai momentum upaya penurunan angka stunting.

Kegiatan dengan tema “Ayo Cegah Stunting Agar Keluarga Bebas Stunting” ini diawali senam kebugaran bersama IpeKB se-Kabupaten Sragen dan lomba yel-yel yang diikuti Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) Perwakilan Kawedanan se-Kabupaten Sragen.

Acara dihadiri Wakil Bupati Sragen H. Suroto, Sekda Sragen, Asisten I dan III Setda Sragen. Selain itu perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, perwakilan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3AP2KB) Provinsi Jawa Tengah, Ketua IBI Cabang Sragen, Ketua PMI Kabupaten Sragen dan Kepala OPD Kabupaten Sragen.

Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Sragen dr. Udayanti Proborini, M.Kes dalam laporannya mengatakan kegiatan tersebut diikuti stand pelayanan KB, stand donor darah dari PMI, serta gelaran UPPKA (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor) yang menyediakan produk-produk souvenir, handycraft, berbagai snack dan makanan tradisional.

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat menguatkan peran keluarga dalam pembangunan sumber daya yang berkualitas serta meningkatkan kepedulian keluarga Indonesia dalam pencegahan stunting serta sebagai kegiatan komunikasi dan memperkuat nilai kekeluargaan antar lintas sektor se Kabupaten Sragen.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan penyerahan bantuan secara simbolis diantaranya Bantuan Tenda Payung PKL bagi Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), Bantuan bagi keluarga beresiko stunting serta bantuan sembako.

Wakil Bupati Sragen H. Suroto saat membuka Harganas ke-29 menyatakan bahwa Harganas merupakan perwujudan pentingnya keluarga terhadap upaya memperkuat Ketahanan Nasional. Sebagai institusi terkecil dalam masyarakat, keluarga menjadi pondasi penting awal pembangunan karakter bangsa. Momentum harganas menjadi ajang sosialisasi kepada keluarga untuk membantu pecepatan penurunan stunting.

Kabupaten Sragen berada diurutan ke-14 di Tingkat Provinsi Jawa Tengah dan masih ada target besar untuk mencapai angka stunting kurang dari 14% pada tahun 2024 pada skala Nasional. Karena keluarga adalah tonggak pertama yang harus bisa mencegah terjadinya stunting. Melalui pencegahan sejak sebelum perkawinan, sampai seribu hari fase kehidupan dengan mencukupi asupan makanan yang seimbang.

Melalui nutrisi menjadi peran yang penting yang perlu dicontoh bagi calon orang tua mulai perencanaan, kehamilan hingga menyusui. “Harganas ini akan menjadi momentum guna mengajak masyarakat untuk mengentaskan stunting diseluruh wilayah Indonesia dan berperan menurunkan angka stunting khususnya di Kabupaten Sragen,” ungkapnya.

Harganas ke-29 dimeriahkan oleh penampilan kesenian Kethoprak Humor oleh Kelompok Seniman Sedap Malam yang memvisualisasikan pencegahan stunting yang dihadirkan secara meriah. (Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published.