Wisata Baru di Sragen Barat: Mau Petik Jeruk Sepuasnya? Datang Aja ke Bulakmanyar Sumberlawang

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Potensi desa di pinggiran waduk kedung ombo (WKO) kembali muncul dan bisa dikunjungi masyarakat luas. Selain terkenal dengan kekayaan wisata air, tanah pinggiran WKO juga menawarkan sensasi wisata baru, yakni petik buah jeruk.

Wisata petik jeruk berada di atas lahan perhutani yang dikelola langsung oleh Triyono (37) atau sering dipanggil Mbah Petrok, warga Bulakrejo RT 23, Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Ditemui wartawan, Triyono menyampaikan bahwa kebun jeruk miliknya sudah panen sebanyak tiga kali dengan umur 2,5 tahun. “Ini jeruk jenis samarinda dan di sini ada 200 pohon jeruk dengan kira-kira sekali panen bisa menghasilkan 10 kuintal lebih. Penjualannya kampung ke kampung dan Pasar Sumberlawang dengan harga Rp 10 ribu per kilonya,” kata Triyono, Selasa 12 Juli 2022.

Selain itu, Triyono juga mengatakan dilahan miliknya selain buah jeruk ada beberapa jenis buah yang lain seperti sawo, kelengkeng, jagung, pisang, alpokat, jambu dan lainnya. “Kalau panen jeruk ini udah ada seminggu mas dan hasilnya rumayan, allhamdulilah ini jeruknya rasanya manis dan seger,” bebernya.

Menurut Triyono, suka duka menjadi petani jeruk sudah ia alami bersama keluarganya, selain memangfaatkan lahan yang ada ia inggin menunjukan potensi Sragen barat khususnya pinggiran waduk kedung ombo bahwa selain hasil dari waduk juga ada potensi kebun buah-buahan.

“Di sini sudah terkenal akan potensi wisata waduk kedung ombo, saya dan keluarga saya juga ingin menunjukan potensi lainnya di pinggiran waduk juga ada kebun buah buahan, allhamdulilah hasilnya bagus tapi kadang juga ada ruginya seperti buah pada jatuh dan jeruk diserang penyakit jamur seperti itu sih suka dukanya,” terangnya.

Kebun jeruk bulakmanyar Sumberlawang rupanya juga sudah mulai didatangi wisatawan dari beberapa daerah baik dari Sragen maupun Grobogan.

“Alhamdulillah sudah ada yang berwisata kesini, selain warga sragen juga ada warga daei grobogan purwodadi, disini tidak ada tiket masuk alias gratis dan pengunjung bisa petik buah sendiri nanti baru ditimbang,”ujarnya.

Sementara itu, Khoiri (38) salah satu wisatawan asal Tanon Sragen saat ditemui dilokasi wisata kebun jeruk mengatakan bahwa ia sangat kaget, tidak menyangka diwilayah kedung ombo ada kebun buah.

“Waah saya kaget ternyata di pinggiran waduk kedung ombo ada kebun jeruk seperti ini, dan rasa jeruknya juga enak seger apa lagi bisa petik langsung dan makan sepuasnya dilokasi, harganya juga terjangkau,” bebernya. (Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published.