Menengok Sentra Kerajinan Rotan di Desa Trangsan Gatak Sukoharjo, Pasar Ekspor Kian Moncer

TEPIANINDONESIA.COM-SUKOHARJO-Pengrajin furnitur berbahan baku rotan di Desa Trangsan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, kian moncer. Sebab, pasar ekspor mereka semakin menjanjikan.

Sehingga banyak event yang digelar untuk memperingati pasar kreatif tersebut. Misalnya kegiatan “Grebek Rotan” yang digelar setiap tanggal 9 April.

“Ya, memang pengrajin rotan di sini sudah cukup lama. Bahkan dikelola turun-temurun. Seperti saya ini melanjutkan dari orang tua,” kata Suparjo, salah satu pengrajin rotan Desa Trangsan Senin 16 September 2019.

Karena hambatan dalam mencari bahan pokok, pengrajin rotan ini awalnya hanya memproduksi rak dan kursi. Tetapi sekarang sudah berkembang dan memenuhi pasar ekspor yang terus menggeliat.

Di tempat Suparjo banyak hasil kerajinan rotan yang kreatif, inovatif, dan lain-lain. Sehingga menarik para konsumen. “Peminatnya pasar mancanegara dan lokal,” ujar dia.

Dikatakan, setiap tanggal 9 April diadakan pesta besar-besaran. Seperti kirab atau karnaval yang berpusat di Balai Desa Trangsan. Kegiatan grebeg rotan ini sudah mendapat surat keputusan (SK) dari kementrian untuk diperingati kirab grebeg rotang setiap tanggal 9 April. (Nashihatul Mabruroh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *