Inspektorat Boyolali Terima Kunjungan Kerja dari Pemkot Gorontalo, Ini yang Akan Dipelajari

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Inspektorat Kabupaten Boyolali menerima kunjungan kerja (kunker) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo Rabu 26 Februari 2020. Peserta kunker yang berjumlah 28 orang tersebut terdiri dari berbagai unsur pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Di antaranya, Walikota Gorontalo, Sekretaris Daerah,  Inspektorat, Badan Keuangan Daerah (BKD), Badan Perencenaan, Penelitian Dan Pengembangan Kota Gorontalo, Badan Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Pendidikan, Sekretaris DPRD, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan. Rombongan diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali Masruri, di Ruang Merbabu Kantor Bupati.

Ditemui di sela sela acara, Inspektur Inspektorat Kota Gorontalo Nuryanto menjelaskan tujuan kunjungan kerja ini untuk selain study tiru kami juga sharring season terkait dengan capaian yang diraih kabupaten Boyolali terutama dalam hal pelaporan LHKPN dan capaian delapan area korsupgah KPK.

“Kami datang kemari (Boyolali) atas rekomendasi dari korsupgah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) wilayah Gorontalo ke tempat-tempat daerah yang komitmennya tinggi. Alhamdulillah Boyolali berdasarkan KPK sudah meraih itu dan kami sangat apresiasi sekali Boyolali menjadi daerah yang sangat Komit dalam pencegahan korupsi,” ujar Nuryanto.

Lebih lanjut pria asli Pekalongan tersebut berharap apa yang dilakukan kabupaten Boyolali bisa diterapkan di sana ( Gorontalo ) sehingga bisa mengelola bagaimana upaya upaya pencegahan korupsi yang sudah diterapkan kabupaten Boyolali bisa diterapkan di Kota Gorontalo.

Sementara itu Inspektur Kabupaten Boyolali, Insan Adi Asmono menyambut baik kegiatan kunker dan mengucapkan terima kasih telah menjadikan Kabupate Boyolali sebagai tujuan study banding. dan berharap semoga kunker dapat meningkatkan jalinan kerjasama dan silaturahmi antara kedua pemerintah daerah.

“Kota Gorontalo ini sebenarnya peringkat atas untuk NCP tapi kebetulan Boyolali lebih baik dari Gorontalo karena kita peringkat pertama tahun kemarin ( 2019 ), kita terima dengan senang hati dan tentu nanti akan sharring untuk kemajuan bersama,” jelas Insan.

Untuk diketahui Boyolali pada tahun 2019 meraih predikat terbaik capaian aksi korsupgah korusi dari Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia ( KPK ). Penghargaan yang langsung diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amindan diterima oleh bupati Boyolali Seno Samodro di gedung KPK pada acara Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2019 yang tepat pada Senin (9/12/2019). (wan)