Cegah Wabah Covid-19, Kapolres Boyolali: Kedai Kopi Jangan Dijadikan Modus Tempat Kumpul-Kumpul

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Demi mencegah merebaknya wabah virus corona atau Covid-19, Polres Boyolali melakukan langkah-langkah preventif. Selain melakukan patroli di tempat umum, juga mendatangi warung atau kedai kopi yang sering dijadikan kumpul-kumpul warga.

Seperti mendatangi kedai kopi KN di Pasar Sapi Singkil, Boyolali Sabtu, 06 Maret 2020 jelang pukul 21.00 WIB. Semakin malam, kedai kopi terlihat ramai. Pengunjung yang rata – rata usia remaja terlihat mengisi tempat duduk di kedai tersebut, hampir penuh ruangan kedai . Mereka berhimpun mengelingi meja.

Riuh rendah suara remaja bercengkerama sambil memainkan gadget. Tidak lupa menikmati hidangan minuman kopi dan cemilan ringan. Suasana di kedai kopi itu benar benar seperti biasa, tidak ada jarak fisik, padahal saat ini pandemi covid 19 masih menghantui.

Mendapat laporan masyarakat, Polsek Boyolali Kota merespons dengan cepat. Adalah Aipda Haryono dan satu rekannya mendatangi kedai kopi tersebut. Dengan bahasa yang humanis Pak Ustad – biasa rekannya memanggil – memberikan imbauan untuk waspada pandemi virus corona.

Menjaga jarak fisik dan membeli makan seperlunya dan tidak dijadikan modus untuk nongkrong, kumpul kumpul dan sebagainya. Kepada penjual Haryono mengimbau untuk mematuhi aturan kesehatan, menyediakan tempat cuci tangan beserta perlengkapan kesehatan dan yang terpenting meletakkan kepentingan keselamatan masyarakat terhadap bahaya virus corona.

“Berjualan boleh, namun jangan dijadikan warung sebagai modus untuk kumpul – kumpul , kita semua harus meletakkan keselamatan masyarakat di atas segala-galanya,” ujar Kasubag humas Polres Boyolali AKP Joko Widodo mewakili Kapolres Boyolali AKBP Rachmad Nur Hidayat , S.IK, SH ketika dikonfirmasi. (wan)