Asyik Berburu Bekecot, Warga Desa Gading Tanon Sragen Digegerkan Ular Piton Sanca Kembang

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Geger penangkapan ular piton dengan panjang sekitar empat meter di Dukuh Dayan, Desa Gading, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, Jumat malam 8 Mei 2020.

Penangkapan ular piton atau sanca kembang bermula saat dua orang warga Karang, Gading, Tanon, Sragen bernama Kasno (32) dan Andi (23) serta Khoiri (34) yang sedang memburu bekecot. Lokasinya di sekitar embung Desa Gading.

Saat itu mereka melihat satu ekor ular piton ukuran besar sedang berkeliyaran mencari makan di bawah pohon bambu. “Awalnya saya melihat ular tersebut dibawah pohon bambu samping embung, kaget lihat ular itu sedang berjalan. Kita bertiga seketika langsung menangkap ular tersebut,” kata Khoiri.

Penangkapan ular piton hanya mengunakan tangan kosong dan mengunakan karung, ular bisa dievakuasi sekitar 15 menit di bawah ranting ranting pohon bambu. “Waah penuh perjuangan, kalau kita tidak evakuasi takutnya ular ini masuk ke perkarangan warga memangsa hewan ternak milik warga setempat,” jelasnya.

Hingga saat ini, ular mampu dievakuasi dan diamankan di rumah Kasno di Karang Rt 04, Gading, Tanon, Sragen. Rencana ular bakal diserahkan pada masyarakat yang mau merawat.

“Dari pada berkeliyaran di lingkungan warga dan memangsa ternak milik warga seperti ayam, bebek, kambing, burung saat malam hari hewan ini rencana bakal kita tawarkan pada warga yang mau merawat,” bebernya.

Sementara itu, pasca diamankan satu ekor sanca kembang belasan warga sili berganti melihat langsung penangkapan ular ini di rumah Kasno salah satu warga yang menangkap ular tersebut.

Sebelumnya penangkapan ular piton jenis sanca kembang juga pernah ditemukan oleh Awang (34) warga Dayan, Gading, Tanon, Sragen tak jauh dari penangkapan ini.

“Udah dua kali penangkapan ular piton seperti ini di lokasi sini, dulu yang saya tangkap ular jenis seperti ini masuk ke kandang ayam dan bebek milik keluarga saya,” ujarnya. (reporter: Huriyanto)