Puluhan Warga Desa Ngarum Ngrampal Sragen Nekat Geruduk Balaidesa Diduga lantaran BST Menyasar Keluarga Perangkat Desa

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Pemicu puluhan warga menggeruduk Balaidesa Ngarum, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Senin 15 Juni 2020 diduga lantaran bantuan sosial tunai (BST) menyasar keluarga perangkat desa.

Hal hasil klarifikasi warga terkait isu miring yang berkembang di media sosial (medsos). Usai audiensi, Koordinator Forum Masyarakat Peduli Ngarum Iriyanto menjelaskan, kedatangannya di balaidesa untuk klarifikasi. Yakni muncul isu miring soal penerima BST yang sudah tersebar di medsos.

Setelah menyimak informasi di medsos, pihaknya juga kroscek data penerima bantuan yang terkena dampak Covid-19. ”Kami minta data penerima bantuan sosial Covid-19 kepada kades dan perangkat lain. Disanggupi oleh desa, kami tunggu,” tuturnya.

Sebagian klarifikasi dari pihak desa bisa diterima. Namun ada juga yang masih belum memuaskan. ”Masih ada yang kurang dan harus membuka data penerima bantuan. Padahal masih ada nama terdampak tapi belum dapat bantuan,” terang dia.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Ngarum Bedjo berjanji akan koordinasi untuk merevisi penerima bantuan. Dalam pelaksanaannya akan mengundang RT setempat dan BPD.

”Hasilnya yang ada kekeliruan itu nanti direvisi verifikasi. Kita undang RT setempat dan BPD. Kalau tidak tepat dengan adanya bantuan penerima itu bisa kita tarik dan kembalikan ke pemerintah,” ujarnya.

Hasil pertemuan disepakati dari warga yang mengadu menunggu hasil revisi verifikasi. Dua hari kedepan data penerima sudah bisa diakses warga. Untuk jumlah revisi antara lain penerima suami dari perangkat desa. Kedua dari pensiunan. Selainjutnya ada dua kepala keluarga (KK) lainnya.

(reporter: Huriyanto)