Alhamdulillah… Sebulan Dirawat, Pasien Covid-19 Asal Kecamatan Nogosari Boyolali Dinyatakan Sembuh Boleh Pulang

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Rasa bahagia bercampur haru menyelimuti pasien 021 Corona Virus Disease (Covid-19) di Boyolali. Pasien bernama Tokoh Irawan ini pada Kamis 18 Juni 2020 diperbolehkan pulang setelah dirawat selama 30 hari. Berangkat dari rumah sakit darurat Covid-19 (RSDC) Boyolali, Irawan diantar pulang ke kediamannya di Desa Sembungan, Kecamatan Nogosari. Pria yang masuk RSDC Boyolali 19 Mei silam ini dinyatakan sembuh setelah dilakukan tes swab dua kali berturut-turut pada tanggal 13 dan 15 Juni dengan hasil negatif.

“Alhamdulillah lega sekali. Karena sudah sebulan disini, masuk tanggal 19 Mei [2020] mendapat perawatan yang baik dari dokter, perawat dan tenaga medis semua. Kami diberi pelayanan yang baik, perawatan yang baik kemudian diberi semangat,” terangnya ketika ditemui di halaman RSD Covid-19 Boyolali sebelum menaiki kendaraaan medis sebelum menuju rumahnya.

Selama dirawat, Irawan selain dirawat dengan baik oleh tim medis, juga diberi semangat agar cepat sembuh. Selama dikarantina, Irawan menyibukkan diri dengan beribadah.

“Yang penting semangat dalam karantina disini. Kami bisa tenang hatinya, kami bisa mendapat perawatan yang baik dan beribadah. Kami sibukkan beribadah kepada Allah. Alhamdulillah Allah kabulkan doa kami bisa pulang hari ini,” imbuhnya.

Secara khusus kepulangan Irawan diantar rombongan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali Ratri S Survivalina. Sebelum menuju kediamannya, Irawan diterima Kepala Desa Sembungan di balai desa setempat sebagai tanda bahwa yang bersangkutan diterima kembali sebagai warga masyarakat.

Sementara Kepala Dinkes Boyolali yang akrab disapa Lina berharap dengan kepulangan pasien sembuh ini bisa menumbuhkan semangat optimis bagi pasien Covid-19 yang lain serta warga masyarakat Boyolali untuk membiasakan hidup sehat dengan pola Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

“Setelah pulang ke masyarakat, menjadi momentum warga untuk tetap semangat melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid. Mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, hindari kerumunan melaksanakan Germas,” terang Lina.

Semoga dengan kesembuhan salah satu masyarakat Boyolali ini menjadi semangat seluruh masyarakat Boyolali bersama-sama melawan Covid-19 dengan gotong rotong, melaksanakan Germas dan berusaha untuk bahagia. (wan)