Tiga Tersangka Penipuan Ratusan Juta Rupiah Asal Wonosobo Dilumpuhkan Polres Sragen

Tepianindonesia.com-SRAGEN-Tiga orang tersangka penipuan uang ratusan juta rupiah asal Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah berhasil diamankan anggota kepolisian Tim Patroli Jalan Raya ( PJR ) di Tol Solo – Ngawi ( Soker ) Jumat 17 Juli 2020 petang dan dibawa ke Polres Sragen sekitar pukul 20:00 Wib.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, penangkapan 3 orang pelaku penipuan uang ratusan juta ini bermula saat ketiga tersangka berinisial AS (40), WS (44), SI (44) warga Wonosobo berkenalan dengan korban bernama Dwi Arya Diatmiko warga Godean, Seleman, Yogjakarta melalui pesan Whatsap ( Wa ), tersangka menyampaikan mampu membantu permasalahan keuangan korban.

Yang saat ini sedang terganggu di tengah pamdemi virus corona atau covid-19, dengan mengandakan uang melalui Kyai yang berada di wilayah Jombang Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah uang tunai sebesar Rp 413.987.000. Pada wartawan Kanit Satuan PJR Unit 7 Ditlantas Polda Jateng, AKP Abdul Mufid, penangkapan ketiga tersangka bermula saat ada laporan pelaku pencurian yang diketahui memasuki jalur tol di wilayah Jombang, Jawa Timur.

”Pertama dilaporkan dari pihak patroli jalan tol Solo-Kertosono, adanya pelaku pencurian TKP di masjid di wilayah Jombang. Ciri-cirinya, pelaku mengendarai mobil jenis mobilio plat L warna putih. Di bagian belakang terdapat ciri berupa luka di bagian bemper belakang,” jelasnya.

Tidak hanya itu, AKP Abdul Mufid juga membeberkan mobil ketiga pelaku juga terekam kamera CCTV mobil tersebut baru kembali terpantau masuk tol di gerbang tol Kediri.

“Iya mobil tersangka terpantau kamera. Tapi nomor polisinya berganti plat AA. Rupanya pelaku keluar tol untuk mengganti plat nomor agar bisa mengelabui petugas,” bebernya.

Setelah masuk wilayah Ngawi, mobil tersebut terpantau oleh mobil patrol PJT 215, yang langsung menginformasikan hal ini kepada pihak patroli PJR.

“Menghubungi kita, menyampaikan kalau ada mobil berciri sama namun nomor polisinya berubah. Dari pihak patroli jalan tol kemudian mengikuti terus mobil tersebut,” sambung Mufid.

Satuan PJR Unit 7 yang terus berkontak dengan pihak tol, bersiaga di wilayah Sragen. Polisi akhirnya memutuskan untuk memberhentikan para pelaku di km 520.

“Kita kejar kita hentikan. Dilakukan pemeriksaan, ternyata petugas kita melihat ada penumpang yang melempat tas ke jok bagian belakang. Setelah dicek ada uang segepok sekitar Rp 20 jutaan,” paparnya.

Polisi kemudian memeriksa seluruh bagian mobil. Di dalam mobil, petugas menemukan uang ratusan juta dalam pecahan 50 dan 100 ribuan. Para pelaku kemudian langsung diamankan.

“Pengakuan mereka uangnya untuk penggandaan. Dengan janji uang Rp 25 juta bisa digandakan menjadi Rp 1 miliar. Total uang yang kita amankan ada Rp 413.987.000. Pengakuan tersangka, uang mereka Rp 40 juta, sisanya uang korban,” ujarnya Mufid.

Saat ini ketiga pelaku masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Polres Sragen dan menunggu penjemputan anggota kepolisian polres Jombang guna melakukan penegakan hukum selanjutnya. (reporter: Huriyanto)