Delapan Paskibra Boyolali Bertugas Peringatan HUT Ke-75 RI Tingkat Kabupaten Boyolali Tahun 2020

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) Ke-75 tingkat Kabupaten Boyolali tahun 2020 ini menyesuaikan pedoman peringatan yang dikeluarkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Nomor B-492/M.Sesneg/TU.00.04/07/2020. Penyelenggaraan peringatan HUT RI Ke-75 akan terpusat di Aluna-alun Kidul Boyolali digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-75 tingkat Kabupaten Boyolali,” ungkap Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Boyolali, Jarot Purnama di sela kegiatan gladi upacara.

Disinggung mengenai situasi pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Boyolali tidak menggunakan satu pasukan penuh. Hanya ada tiga orang petugas untuk pengibaran bendera dan tiga orang untuk penurunan bendera, serta dua orang cadangan.

“Pada pagi hari ini kita laksanakan kegiatan gladi kotor dan besok pagi gladi bersih,” ujarnya.

Sebelumnya petugas pengibar bendera telah menjalani latihan intensif. Paskibra yang akan bertugas merupakan petugas yang diambil dari Pasukan Pengibar Bendera tahun 2019 untuk kembali bertugas upacara pada Senin (17/8/2020) mendatang.

Serangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-75 RI, diawali dengan Sidang Paripurna mendengarkan Pidato Presiden pada Jumat (14/8/2020), kemudian renungan suci pada Minggu (16/8/2020) malam menjelang pergantian hari, dilanjutkan upacara pengibaran pada Senin (17/8/2020) pagi, serta sore harinya diadakan upacara penurunan.

Pasukan yang mengikuti upacara juga dibatasi sesuai dengan protokol kesehatan. Yakni hanya lima kompi yang terdiri dari satu kompi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam), satu kompi dari TNI-Polri, dua kompi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, serta satu kompi dari unsur tokoh masyarakat dan Ormas (Organisasi Kemasyarakatan). (wan)