Sanggarbambu Peringati Ulang Tahun Ke-61 Gelar Pameran Seni Rupa Jawa Tengah Non Tradisi, Pesertanya Antarpulau

TEPIANINDONESIA.COM-SOLO-Sanggarbambu bersama Taman Budaya Jawa Tengah menggelar Pameran Seni Rupa 61th Sanggarbambu, Kamis malam 20 Agustus 2020. Gelaran bertempat di Taman Budaya Jawa Tengah ini dalam rangka ulang tahun Sanggarbambu ke-61.

“Pameran seni rupa Jawa Tengah non tradisi dalam rangka ulang tahun Sanggarbambu ke-61th,” ungkap Ipin Saripin, ketua panitia pameran.

Kegiatan seperti ini digelar setiap tahun sudah terprogram. Maka pihaknya selaku seniman mengisi programnya TBJT. “Jadi dalam acara ini kita mempunyai dua agenda yang melebur menjadi satu maka kita mempunyai tema Nyawiji,” papar dia.

Pihak panitia ekerja sama dengan TBJT mengusung tema “Nyawiji”. Tema ini mengandung harapan dari para seniman walaupun berbeda gaya, berbeda genre, tapi bisa bersatu dalam satu acara tanpa ada pemisah.

“Kita juga berharap dengan bersatunya kita ini bisa mendapat apresiasi dari masyarakat, kemudian dapat berkiprah dan menorehkan sejarah atas perkembangan budaya khususnya seni rupa di Indonesia,” ujarnya.

Pihaknya selaku pemangku budaya yaitu suatu lembaga yang bertanggung jawab untuk pengembangan kebudayaan. Jadi selain melakukan tugas pokok di TBJT ini, juga harus mendorong, memberikan fasilitas dan memberikan ruang apresiasi kepada publik seni.

“Apalagi di tengah pandemi kita juga sempat terhenti selama tiga bulan. Karena memang tidak diperbolehkan oleh pemerintah setempat,” kata Ketua Taman Budaya Jawa Tengah Sumina.

Pameran ini diikuti 190 peserta yang berasal dari berbagai daerah, seperti Bali, Madura, Jawa dan Sumatera. Pesertanya pun tidak hanya anggota Sanggarbambu, tapi juga ada yang dari partisipan dan juga simpatisan. Karena setiap tahun, Sanggarbambu mengadakan pameran dan bersifat terbuka yang mengundang banyak seniman dari seluruh daerah.

“Totalnya 110 pelukis, jadi TBJT membuat 6 skets kelompok yang terdiri dari 6 kelompok pelukis dan 6 kelompok instalasi, setiap kelompok terdiri dari 6 orang. Namun kenyataannya ada 190 peserta, apabila total dengan pendukungnya ada sekitar 247 orang,” ungkapnya. (Kristiadi)