Polres Sragen Tangkap Dua Pengedar Uang Palsu

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Dua tersangka pengedar uang palsu di wilayah Sragen berhasil dibekuk anggota kepolisian Polres Sragen. Dua tersangka tersebut masing-masing bernama Untung Wahono (38) warga Dukuh Mojosari,Rt 002, Desa Randusari Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah dan rekannya Tulasono (42) asal Dukuh Bendan, Rt 06, Desa Bendan, Kecamatan Manisrenggo, Klaten.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kedua tersangka berpura-pura membeli satu bungkus rokok di warung milik Luluk Sri wulan di Dukuh Warungurip Kelurahan Kragilan Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen.

Dengan Pecahan Uang Kertas Rp 100.000, melihat gerak gerik pelaku dan ciri ciri uang yang mencurigakan lalu pemilik toko curiga dan benar saja uang tersebut Palsu dan korban tidak mau menerima uang tersebut kemudian pelaku membayar menggunakan uang pecahan Rp 20.000 ( dua puluh ribu) selanjutnya Kedua Pelaku berbelanja di warung tetangga korban kemudian korban dan pelapor memberi tahu pemilik warung bahwa pelaku menggunakan uang palsu.

Mendengar triakan dan antar tetangga tersebut sontak saja mengundang banyak warga dan berdatangan.
Ditengah keributan tersangka dan warga tersebut kedua tersangka membuang Dompetnya ( milik Pelaku) di sebelah warung selanjutnya kedua pelaku diamankan oleh warga berikut Dompet berisi uang Palsu.

Mendapat informasi warga, anggota kepolisian dari Polsek Gemolong langsung melakukan penangkapan di lokasi kejadian.

Kasubag Humas Polres Sragen IPTU Suwarso mewakili Kapolres Sragen AKBP Raphael Shandy Cahya Priambodo membenarkan penangkapan dua orang pengedar uang asal Klaten,”Iya benar pelaku berhasil kita amankan beserta barang bukti.” ujarnya, Rabu 14 Oktober 2020.

Kedua tersangka melanggar pasal pidana mengedarkan dan atau membelanjakan Uang Rupiah Palsu, melanggar Pasal : 36 ayat (3) Undang – undang RI No. 7 tahun 2011, tentang mata uang. (reporter: Huriyanto)