Pertimbangan Potensi Erupsi, Warga KRB III Gunung Merapi Diimbau Mengungsi

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Sudah beberapa pekan, Gunung Merapi mulai menunjukan aktivitasnya. Terhitung sejak dinaikan status dari Waspada atau Level II menjadi Siaga atau Level III, masyarakat kategori kelompok rentan yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) III mulai dievakuasi.

Hal tersebut diinstruksikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, karena informasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) disebutkan bahwa magma Gunung Merapi berjarak 1,5 kilometer dari puncak. Sehingga masyarakat dihimbau untuk mengungsi.

“Tadi [Kamis (12/11/2020)] malam itu sudah menurunkan pengungsi dari Dukuh Bakalan, Klakah itu sekitar 150 orang. Masyarakat diimbau untuk turun ke pengungsian sementara,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Masruri saat ditemui di aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Boyolali, pada Jumat (13/11/2020).

Pihaknya juga berharap, adanya Sistem Sister Village atau Desa Bersaudara antara Desa Klakah; Kecamatan Selo dengan Desa Gantang; Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang mampu meminimalisir jumlah dampak yang ditimbulkan apabila Gunung Merapi meletus.

“Sudah kita koordinasikan, sudah siap,” ujarnya.

Disinggung mengenai ketersediaan logistik, Sekda Masruri menyatakan telah mencukupi dan siap untuk disalurkan ke masyarakat. (wan)